PEMERIKSAAN : Petugas Operasi Patuh Gatarin Polda NTB memeriksa kelengkapan surat menyurat kendaraan dan pribadi para pengendara, Jumat (30/8). (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Operasi Patuh Gatarin 2019 Polda NTB telah memasuki hari ketiga (31/8). Namun hasil operasi hari kedua, Jumat (30/8), sebanyak 1.649 pengendara ditilang dan 372 pengendara diberikan teguran.

“Pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Jenis pelanggarannya, 816 pengendara tidak menggunakan helm, 109 pengendara tidak memilki SIM, 73 pengendara melawan arus, dan 34 pengendara menggunakan HP saat berkendara,” Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, S.IK, Sabtu (31/8).

Sedangkan untuk roda empat, lanjutnya, petugas telah menilang 120 pengemudi karena tidak memakai sabuk keselamatan saat berkendara. Di samping iti, menilang dua pengemudi karena melawan arus lalu lintas dan dua lagi menggunakan HP saat berkendara.

“Petugas juga menangani satu kejadian Lakalantas yang mengakibatkan satu orang meninggal dan dua korban luka ringan,” jelasnya.

Purnama menambahkan, selain melakukan penindakan, petugas juga melakukan kegiatan preemtif seperti penerangan dan penyuluhan di media, rest area, tempat rawan terjadi Lakalantas dan tempat sering terjadi pelanggaran lalu lintas. Juga melakukan penyebaran leaflet, stiker, pemasangan spanduk dan baliho.

“Kami tetap mengharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya. Itu akan lebih baik sebelum terjadi kecelakaan yang tentunya akan merugikan. Sebab, kecelakaan biasanya didahului oleh pelanggaran atau kelalaian,” pungkasnya.

Karena itu, Purnama mengajak masyarakat untuk taat terhadap aturan Lalulintas. “Sebelum mengemudi, cek semua kelengkapan surat menyurat kendaraan dan pribadi. Intinya, tetap patuhi dan taa sama aturan yang ada. Ingat kecelakaan terjadi diawali dengan pelanggaran,” tegasnya. (ady)