
MATARAM, Lakeynews.com – Operasi Patuh Gatarin 2019 telah dimulai hari ini (Kamis, 29/8). Dijadwalkan, operasi itu akan berlangsung selama 14 hari, hingga 11 September depan.
Mengawali dan menandai giat operasi tersebut, pagi tadi Polda NTB melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Gatarin 2019 di Lapangan Gajah Mada Polda yang dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, AS. M.M.
Hadir Wakapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud Zam, Dandem Pom Mataram, Dandim Lombok Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Kepala Pengadilan Negeri Mataram. Selain itu, hadir Kadishubkominfo, Kadis PU, Kadis Kesehatan, Kadispenda dan Kadis Kesbangpoldagri NTB, Kapala PT Jasa Raharja, Kepala PT BRI Persero Cabang Mataram dan Pejabat Utama Polda NTB.
Sasaran operasi selama dua minggu itu adalah para pelanggar aturan lalu lintas. Antara lain, kelengkapan surat-surat mengemudi, penggunaan helm, melawan arus, tidak mengenakan sabuk pengaman, batas kecepatan dan lainnya.
“Selama pelaksanaan operasi, bagi pengendara yang melanggar akan ditindak langsung oleh petugas dengan cara ditilang,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, S.I.K, pada wartawan usai apel gelar pasukan itu.
Sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kapolda NTB Irjen Nana mengharapkan kepada semua pihak agar mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas (Kamseltibcarlantas).
“Tingkatkan kualitas keselamatan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, bangun budaya tertib berlalulintas dan tingkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” imbuh jenderal polisi bintang dua itu.
Hal-hal tersebut, katanya, kompleks dan tidak bisa hanya ditangani oleh Polantas. Sinergitas antara pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusi yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.
Dikelaskan Kapolda, dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Polri telah melakukan berbagai kegiatan. Diantaranya, melalui pendidikan, latihan dan keterampilan maupun melalui kerja sama dengan stake holder dan instansi terkait. Juga kegiatan-kegiatan proaktif, baik preemtif dan preventif maupun meningkatkan transparansi bidang pelayanan yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi.
Diketahui, dalam melaksanakan amanat UU Polisi Lalu Lintas memilik fungsi; edukasi, engineering (rekayasa), enforcement (penegakan hukum), identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor, Pusat K3I (Komunikasi, Koordinasi, Komando dan Kendali serta Informasi), koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalu lintas, dan Korwas PPNS.
Menurut Kapolda, keselamatan bagi pengguna jalan menjadi fokus perhatian saat ini. “Data Laka Lantas Operasi Patuh Tahun 2018 sebanyak 41 kejadian. Meningkat dua kejadian, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2017, sebanyak 39 kejadian,” ungkapnya.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia Operasi Patuh 2018 sebanyak 22 orang. Ini juga meningkat sembilan orang meninggal (69 persen), dibanding tahun 2017 sebanyak 13 orang. Untuk korban luka berat Operasi Patuh 2018 sebanyak 11 orang mengalami peningkatan 10 persen dibanding tahun 2017 sebanyak 10 orang.
Terkait Operasi Patuh 2019 ini, papar Kapolda, akan dilaksanakan secara terbuka dan humanis. Untuk mencapai itu, diutamakan tindakan preemtif dan preventif berupa kegiatan penyuluhan dan patrol. Dikedepankan juga penggelaran personel berseragam pada strong poin atau titik-titik rawan pelanggaran, laka dan tindak pidana lainnya.
Dengan demikian, tercipta Kamseltibcarlantas dan Harkamtibmas secara umum. “Namun, tindakan berupa penegakan hukum penilangan bagi pelanggar lalu lintas tetap dilaksanakan secara terukur,” tegas Irjen Nana.
Dia berharap, penyelenggaraan Operasi Patuh tahun ini terwujud disiplin masyarakat dalam berlalulintas. Harapan lain, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan menekan jumlah fatalitas korban, turunnya jumlah pelanggaran dan kemacetan, terciptanya kerja sama yang baik antarinstansi pemangku kepentingan lalu lintas dan terwujudnya situasi dan kondisi Kamseltibcarlantas yang mantap. (tim)
