Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho SH, MH (tiga dari kiri), didampingi Kasubag Umum Fery Priyanto, S.Sos, MM dan Humas Wahyudin, saat silaturrahim dengan perwakilan keluarga besar MOI Dompu di Sekretariat MOI, Ahad (25/8) sore. (zar/lakeynews.com)

Hurri Nugroho: Itu PR Saya, Kami Tetap Hadir di Dompu

DOMPU, Lakeynews.com – Banyak pihak yang mendambakan agar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Dompu segera terbentuk. Sayangnya, BNNK Dompu, termasuk BNNK Lombok Timur dan Lombok Barat, masih terkendala dengan moratorium Kementerian PAN-RB, Kementerian Keuangan dan BNN.

“BNNK Dompu tinggal menunggu dibukanya moratorium itu. Moratorium terbuka, maka insya Allah BNNK Dompu terbentuk. Dan, itu bagian dari PR (pekerjaan rumah) saya ke depan,” kata Kepala BNNK Bima, AKBP Hurri Nugroho SH, MH.

Hal itu disampaikan Hurri (panggilan AKBP Hurri Nugroho) saat bersilaturrahim dengan keluarga besar Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Dompu di Sekretariat MOI, Ahad (25/8) sore. Dalam pertemuan ini, Hurri didampingi Kasubag Umum BNNK Bima Fery Priyanto, S.Sos, MM dan Humas Wahyudin.

Diakui Hurri, untuk merealisasikan pebentukan itu memang banyak segmen pendukung, terutama anggaran, fasilitas dan sumber daya manusia (SDM), dan lainnya. ”Ini semua harus dipenuhi terlebih dulu,” ungkapnya.

Hurri juga mengakui, sampai saat ini banyak pihak terutama masyarakat yang meminta agar BNNK segera dibentuk di Dompu. Peranan BNNK sangat penting dalam mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan nakotika di wilayah Dompu.

”Banyak kok yang memberikan masukan dan permintaan agar BNNK dibentuk di Dompu,” tandasnya.

Pose bersama Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho SH, MH (empat dari kiri), Kasubag Umum Fery Priyanto, S.Sos, MM dan Humas Wahyudin, dengan perwakilan keluarga besar MOI Dompu usai silaturrahim. (zar/lakeynews.com)

Namun, meski BNNK belum terbentuk di Dompu, pihaknya tetap bekerja keras dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk tiga kabupaten/kota di bawah BNNK Bima (Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu).

”Kami tetap hadir dan melaksanakan tugas dan fungsi di Dompu, melakukan sosialisasi terutama kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak menyalahgunakan narkotika,” paparnya.

Ditambahkan Hurri, melalui momen kunjungan dan tatap muka seperti dengan MOI Dompu inilah, pihaknya menyosialisasikan kepada seluruh pihak agar menjauhi dan tidak mengonsumsi narkotika.

”Lewat kesempatan seperti ini, terutama di sekolah-sekolah kami menyampaikan masukan dan saran agar menjauhi narkotika. Narkoba itu, selain merusak masa depan, juga membahayakan kesehatan,” imbuhnya. (tim)