
Letkol Arief: Bulan Depan Kami Pindah, Mohon Didoakan
Catatan :
Sarwon Al Khan, Dompu – NTB
Kemarin, Jumat (16/8) sore kami menghadiri dan mengikuti Silaturrahim Dandim 1614/Dompu Letkol CZI Arief Hadiyanto, S.IP dan jajaran dengan insan pers dan media di Kabupaten Dompu. Rasa senang, bahagia dan haru membaur jadi satu dalam kegiatan yang berlangsung di Makodim itu.
KEGIATAN silaturrahim oleh siapapun, kapan saja dan di manapun, merupakan hal yang lumrah. Namun, yang terjadi di Makodim 1614/Dompu mulai sekitar pukul 15.30 Wita hingga petang itu, tergolong luar biasa.
Jajaran Kodim yang tampak hadir, selain Dandim Arief, juga Kasdim Mayor CZI Edi Gustaman. Ikut juga Pasiter Kapten Inf. M. Safi’i, Pasilop Kapten Inf. I Kt Sugra, Pasi Ops Kapten Inf Hamzah, Pasi Inten Kapten Inf Muslimin, Pjs Pasi Pers Letda Inf Hamzah, Dan Unit Intel Letda Inf Syaifuddin, serta perwira lain dan puluhan anggota lainnya.
Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1614/Dompu yang dipimpin ketua yang juga istri Dandim pun tampak ikut. Bahkan, dengan semangatnya, mereka mampu menambah hidup dan gairah suasana sore tersebut.
Sedangkan para wartawan dan media, terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), organisasi Media Online Indonesia (MOI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI).
Diakui, waktu maupun momentum yang dipilih oleh jajaran Kodim untuk kegiatan itu cukup tepat. Setidaknya, ada tiga momen mengiringinya. Pertama, masih dalam suasana Hari Raya Idul Adha yang baru beberapa hari lewat.
Kedua, situasi peringatan hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019. Dan, ketiga, hari-hari menjelang kepindahan Letkol Arief ke Makodam IX/Udayana, September depan.
Sekadar kita ketahui, Letkol Arief bertugas di Dompu sebagai Komandan Kodim sudah hampir tiga tahun. Tepatnya, mulai November 2016. Selanjutnya, Arief akan menempati jabatan baru sebagai Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kodam IX/Udayana.
Kesempatan silaturrahim kali ini diisi dengan olahraga dan hiburan bersama jajaran Kodim 1614/Dompu dengan puluhan wartawan (beberapa di antaranya, pimpinan media, pengurus organisasi media dan organisasi wartawan).
Olahraganya, pertandingan “persahabatan” bola di Lapangan Bola Mini Makodim. Bertanding beberapa klub. Antara lain, klub Kodim vs klub Wartawan/Media. Juga antarklub organisasi wartawan dan organisasi media.

Namun, yang tak kalah menariknya adalah hiburan bersama. Untuk sesi ini, panitia menghadirkan artis asal Dompu Fazrun, dengan diiringi orgen tunggal dan beberapa penyanyinya.
Suasana meriah dan seru, ketika sejumlah perwakilan wartawan dan Kodim unjuk kebolehan dalam mengolah vokal. Tidak tanggung-tanggung, Letkol Arief pun sukses melantunkan sebuah lagu dangdut, sembari bergoyang ria.
Makin lama, makin heboh. Lagu-lagu dan dentuman musik, membelah wilayah Kodim dan sekitarnya. Kebetulan posisi (tempat) Makodim lebih tinggi dari Pendopo Bupati dan wilayah lain di kawasan Kota Dompu.
Ditambah lagi dengan syair-syair lagu, termasuk lagu berbahasa Dompu-Bima, mampu membangkitkan hasrat pendengarnya untuk berjoget ria. Bukan hanya wartawan dan tentara. Istri-istri anggota Kodim pun berkontribusi besar dalam menghangatkan suasana sore dengan bergoyang di depan panggung.
Intinya, kegiatan berlangsung dan bernuansa kekeluargaan. Perasaan senang dan bahagia ditumpahkan oleh hampir semua peserta yang memadati halaman bagian atas Kodim.
Meski demikian, suasana sempat hening selama beberapa saat. Dandim Arief kembali naik panggung, sekitar setengah jam menjelang berakhirnya kegiatan. Sebelum acara dimulai, Dandim juga sempat menyampaikan sambutan.
Tetapi pada kesempatan kedua ini, Dandim menyampaikan informasi, pesan dan pemohonan doa. Sentuhannya praktis membuat haru beberapa di antara peserta kegiatan.
“Rekan-rekan wartawan sekalian. Ini ada sedikit bingkisan dari kami. Masing-masing satu lembar kain (sarung) dan kaos. Tanda mata, sebagai kenang-kenangan,” kata Letkol Arief. Baik kain maupun kaos, sama-sama warna biru bermotif loreng.
Jika rekan-rekan wartawan rindu dengannya karena bulan depan pindah tugas ke Kodam IX/Udayana, lanjut Arief, pakai sarung dan kaos ini. “Bagus juga dipakai shalat. Jangan lupa, doakan kami dalam shalatnya,” pinta Pamen TNI dengan dua mawar itu.
Sore kemarin, Arief mengenakan kostum olahraga, atasan kaos hijau lengan pendek dipadu celana pendek.

“Jangan dilihat dari bentuk dan nilainya, tapi jadikan ini sebagai pengikat dan mempererat hubungan kita,” ujar pria berpembawaan tenang yang begitu maklum dengan “ulah” warga pena sepanjang kegiatan.
Sejurus kemudian, Dandim Arief menyerahkan cinderamata tersebut kepada semua wartawan. Didampingi Dan Unit Intel Letda Inf. Syaifuddin, Arief tampak begitu sabar dan tabah membagikan satu persatu bingkisan. Bukan secara simbolis dan tanpa melalui perwakilan.
Sebelum kegiatan dimulai, ketika memberikan sambutan singkat, Letkol Arief mengucapkan terima kasih kepada para wartawan, pimpinan media, pengurus organisasi wartawan dan media yang berkenan hadir dalam acara tersebut. “Ini acara santai teman-teman. Ibarat kita kumpul bersama keluarga,” katanya.
Menurut Dandim, Kodim 1614/Dompu dan wartawan Dompu adalah mitra yang tidak bisa dipisahkan. Karenanya, Dandim berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang terbangun selama ini.
Pada kesempatan itu, Letkol Arief mengabarkan bahwa dalam waktu dekat dirinya tidak lagi menjadi Dandim. Bulan depan akan berangkat ke tempat tugas yang baru, Kodam IX/Udayana. “Silaturrahim ini sekaligus sebagai acara perpisahan saya yang akan pindah ke Denpasar,” tandasnya.
Walapun pindah tugas, dia berharap hubungan silaturrahim tetap terjalin selamanya. Karena sesungguhnya, semua adalah saudara dan keluarga. (*)
