Hanafi: Operasi dan Patroli Rutin Tetap Dilakukan

BIMA, Lakeynews.com – Operasi Bina Kusuma Gatarin 2019 telah berakhir. Hasilnya, nihil. Namun, operasi dan patroli rutin tetap dilakukan Polres Bima dan jajaran.
Operasi Gatarin 2019 dilaksanakan selama dua minggu (14 hari), mulai 19 Juli hingga 2 Agustus. “Sasaran penanganannya, premanisme, gelandangan, pengemis dan anak jalanan,” kata Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.IK melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi.
Sekitar 73 personel kepolisian yang diterjunkan melakukan operasi di tempat-tempat keramaian dan tempat wisata. Antara lain, Pasar dan Terminal Tente, Pasar Sila, kompleks pertokoan kawasan Bandara Muhammad Salahuddin Bima, Pantai Kalaki dan jalan baru Desa Panda. Operasi juga dilakukan di tempat-tempat yang diperkirakan adanya sasaran operasi tersebut.
Bagaimana hasil Operasi Bina Kusuma Gatarin 2019 tersebut?
“Selama dilaksanakan operasi, hasilnya, tidak ditemukan (nihil, red) pelaku premanisme, gelandangan, pengemis dan anak jalanan,” jelas Hanafi pada Lakeynews.com.
Diketahui, wilayah hukum Polres Bima tidak seramai daerah/kota lain. Karena itu, personel yang terlibat dalam Operasi Gatarin mengedepankan tindakan pencegahan. Yakni dengan melakukan pembinaan terhadap buruh pasar, buruh terminal, tukang parkir dan memberikan imbauan terhadap masyarakat di tempat tersebut.
Kendati Operasi Gatarin telah berakhir pada 2 Agustus pukul 00.00 Wita, kata Hanafi, Polres Bima dan jajaran tetap melakukan operasi dan patroli rutin terhadap premanisme, gelandangan, pengemis dan anak jalanan. Sebab, hal itu sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat.
“Kita harapkan partisipasi dan kerja sama dari masyarakat. Apabila melihat dan mengetahui masalah tersebut di laporkan ke kantor kepolisian terdekat,” imbuh Hanafi. (tim)
