DOMPU, Lakeynews.com – Operasi bedah yang dilakukan Tim Dokter RSUP NTB terhadap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Dompu Ir. Wahidin, M.Si, Senin (22/7) malam, berjalan lancar dan sukses.

Dae Din (sapaan Wahidin) menjalani operasi pendarahan pada fungsi otak akibat Hipertensi sekitar lima jam. “Alhamdulillah, operasinya berjalan sukses,” kata salah satu adik kandungnya, Akhdiansyah, S.Hi, pada Lakeynews.com via ponsel, pagi menjelang siang ini (23/7).
Kegiatan operasi tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 19.00 hingga 23.58 Wita. “Mohon doa sahabat, bapak/ibu, saudara/saudari semuanya, semoga beliau secepatnya bisa kembali sehat dan pulih,” harap pria yang akrab dipanggil Guru To’i dan Yonk-Q itu.
Hal senada disampaikan MF Yoeniarto, adik Dae Din yang lainnya. Lelaki yang biasa disapa Joyo itu menjelaskan kronologis sebelum abangnya menjalani operasi bedah tersebut.

Menurutnya, Jumat (19/7) lalu, Wahidin melakukan Check up kesehatan di RSUP NTB. Hasilnya, ditemukan masalah dengan otaknya. Namun demikian, dokter memperbolehkan pulang dan rawat jalan.
Karena itu, Wahidin memutuskan untuk pulang ke Dompu menggunakan pesawat dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Bandara Muhammad Salahuddin Bima pada Sabtu (20/7). Tetapi penebangannya ditunda pada keesokan harinya, Minggu (21/7) sore.
“Beberapa saat menjelang berangkat dari Mataram ke BIL (21/7), mendadak beliau (Wahidin, red) merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya dan kembali dibawa ke rumah sakit,” jelas Joyo.

Singkatnya, kata Joyo yang juga dihubungi melalui telepon genggamnya, Dae Din harus dioperasi bedah. Pihak RSUP pun menjadwalkan operasi dilakukan Senin malam. Pelaksanannya telah berjalan lancar dan sukses.
“Atas nama keluarga besar Bapak Ir. Wahidin, M.Si, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga, kerabat maupun sahabat yang telah mendoakan keselamatan dan kesembuhan beliau,” ujar Joyo. (won)
