DOMPU, Lakeynews.com – Mutasi dan rotasi Kepala SMPN 2 Dompu Efendi H. Ibrahim, S.Ag menjadi guru biasa di SMPN 1 Dompu, cukup “spesial”. Betapa tidak, mutasi dilakukan bertepatan dengan moment Efendi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) SMPN 2 Dompu dipercaya sebagai Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2019.

Penandatanganan berita acara Sertijab Kepala SMPN 2 Dompu antara Efendi H. Ibrahim, S.Ag dan penggantinya, Abdul Basith, S.Pd. (ist/lakeynews.com)

Penandatanganan MoU dilakukan bersama pihak Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB itu berlangsung di Hotel Arum Jaya Mataram, Jumat (19/7).

Efendi diganti Abdul Basith, S.Pd, yang sebelumnya menjabat kepala SMPN 1 Dompu. Sedangkan posisi kepala SMPN 1 kini dijabat Muhdar, S.Pd.

Serah terima jabatan (Sertijab) kepala SMPN 2 Dompu dari Efendi kepada Basith berlangsung di ruang guru sekolah setempat, Selasa (23/7) pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Sertijab ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan berita acara.

Hadir saat itu, Korwas SMP pada Dinas Dikpora Dompu Wahyudi, M.Pd. Informasinya, Wahyudi tidak mengetahui adanya kegiatan Sertijab kepala sekolah. Dia datang pagi itu untuk memantau aktivitas di sekolah itu, terutama KBM (kegiatan belajar mengajar).

Ditemui Lakeynews.com di kediamannya sore tadi (23/7), Efendi yang didampingi istrinya tampak tegar dan ikhlas dengan pemindahan dirinya. Apalagi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Efendi menegaskan, harus siap ditempatkan di mana saja.

Bahkan, usai Sertijab di SMPN 2 Dompu, Efendi langsung langsung meluncur ke SMPN 1 Dompu dan melapor diri ke kepala sekolah terkait. “Insya Allah, besok (Rabu, 24/7) saya siap melaksanakan tugas sebagai guru di sana,” jelas pria yang menjabat kepala SMPN 2 Dompu sekitar 2,5 tahun.

Efendi menolak berbicara atau menanggapi panjang lebar soal mutasi dirinya. Karena menurut dia, mutasi merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi pemerintahan atau satuan kerja lembaga pendidikan.

Namun Efendi agak kaget ketika mengetahui dirinya dimutasi sebagai guru di SMPN 1 Dompu. Kagetnya, lantaran sedang berada di Mataram.

“Saya ke Mataram hari Kamis (18/7) malam, karena hari Jumat (19/7) ada penandatanganan MoU bersama LPMP NTB tentang SMPN 2 Dompu sebagai Sekolah Model SPMI Tahun 2019 di Hotel Arum Jaya,” jelas Efendi sembari melempar senyum.

Surat Keputusan (SK) mutasi Efendi tersebut ditandatangani Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin tertanggal 18 Juli 2019, dengan petikan ditandatangani kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dompu.

Karena Efendi sedang ada di Mataram, SK dalam sebuah amplop surat bersegel dari BKD tersebut diterima Tata Usaha (TU) SMPN 2 pada 19 Juli lalu.

“Saya diberitahu oleh teman-teman TU, ada surat dari BKD. Tapi mereka tidak tahu apa isinya. Saya juga tidak mengetahui apa isi surat tersebut,” tutur Efendi.

Acara seremonial Sertijab Kepala SMPN 2 Dompu, Efendi H. Ibrahim kepada Abdul Basith. (ist/lakeynews.com)

“Terus terang, saya sendiri tahu pindah setelah menelepon Pak Kadis Dikpora. Beliau memberitahukan bahwa saya pindah (sebagai guru) ke SMPN 1,” sambungnya.

Dengan informasi Kadis Dikpora, Efendi menduga bahwa surat tersebut berisi SK mutasi dirinya. Agar proses tidak berlarut-larut, dari Mataram dia menugaskan Wakasek dan TU untuk menyiapkan acara Sertijab, Selasa pagi hari tadi.

“Saya sampai di Dompu, tadi (Selasa) subuh. Lebih kurang jam 09.00 Wita, kami laksanakan Sertijab,” tandas pria kelahiran 43 tahun lalu ini.

Diakui, mutasi guru maupun kepala sekolah atau ASN merupakan hal biasa. Namun, mutasi Efendi menjadi guru biasa yang terkesan mendadak itu tidak ada yang mengetahui persis alasannya.

Beberapa pihak menduga mutasi yang bersifat tiba-tiba itu ada kaitannya dengan masalah penarikan sumbangan wali murid untuk pembangunan tempat parkir SMPN 2 Dompu. Meskipun, dana-dana yang ditarik Rp. 100 ribu per siswa yang tamat Tahun Pelajaran (TP) 2018/2019 tersebut telah dikembalikan semuanya.

Spekulasi dan selentingan lain yang berkembang di tengah beberapa warga, bahwa Efendi dimutasi terkait politik. Yakni Pileg April 2019 lalu.

Benarkah demikian?
Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu H. Ichtiar Yusuf, SH, dengan tegas membantah beberapa dugaan. Selengkapnya baca tanggapan pria yang akrab dipanggil HI itu di sini; http://lakeynews.com/2019/07/23/hi-mutasi-kepala-smpn-2-dompu-tak-terkait-masalah-sumbangan-dan-politik/. (won)