DOMPU, Lakeynews.com – Tim Pengawas Orang Asing (Tim PORA) untuk tingkat Kabupaten Dompu akan segera terbentuk. Bahkan, sesuai ketentuan, harus dibentuk tahun ini (2019).

Asisten I Setda Dompu Drs. H. Sudirman Hamid, M.Si, memberikan sambutan dalam Rakor Tim Pengawas Orang Asing di Hotel Tursina. (ist/lakeynews.com)

Hal itu antara lain yang terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim PORA tingkat Kabupaten Dompu.

Rakor yang digelar Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima di Hotel Tursina itu melibatkan sejumlah pihak terkait. Diantaranya, Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Aparatur) Setda Dompu Drs. H. Sudirman Hamid, M.Si, Kepala Kesbangpoldagri Ir. H. Fakhrurozi, M.Si, Kadisbudpar Khaerul Insan, SE, MM.

Sedangkan pesertanya, antara lain pejabat dari Kemenag, Disnaketrans, Disdukcapil, perwakilan Polres dan Kodim 1614/Dompu, serta beberapa unsur Badan Intelijen Strategis.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Dedy, SH, menjelaskan, tahun ini Tim PORA Kabupaten Dompu harus dibentuk. Itu berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima, Nomor: W21.IMI3.244.GR.04.02 Tahun 2019 tentang Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2019.

”Tahun ini Dompu harus segera membentuk Tim PORA,” tegas Dedy.

Ditambahkan, pasal 69 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, perlu dibentuk Tim Pengawasan Orang Asing yang keanggotaannya melibatkan badan maupun instansi pemerintah terkait. ”Tim ini melibatkan semua unsur terkait di daerah tersebut,” bebernya.

Dedy berharap adanya kerja sama yang optimal dari semua pihak terkait, sehingga tingkat pengawasan dapat diatasi dengan baik di lapangan.

Sementara itu, Asisten I Setda Dompu Drs. H. Sudirman Hamid, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan di segala sektor saat ini, harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Pengawasan orang asing memerlukan keterlibatan dari semua stakeholder agar tidak terjadi efek negatif,” paparnya.

Menurut Sudirman, pengaruh perkembangan ekonomi bangsa saat ini tidak bisa dipungkiri. Jumlah orang asing pun kian menyita perhatian komponen bangsa. ”Kita harus melakukan pengawasan yang ketat secara komprehensif,” ulasnya. (tim)