JAKARTA, Lakeynews.com – Setelah berhasil menembus TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun 2019, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Selasa (16/7) kembali mempresentasikan inovasi “Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR” di hadapan Panelis Independen Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI di kementerian tersebut.

Usai presentasi di hadapan Tim Juri yang dipimpin Prof. Dr. J.B. Kristiadi dan Siti Juhro serta 99 peserta dari seluruh Indonesia yang berhasil masuk pada TOP 99, Bupati mengatakan, penilaian Tim Juri antara lain menitikberatkan pada tampilan video dan sejauhmana inovasi dapat bermanfaat secara signifikan bagi publik.
“Hadirnya Inovasi SIMAWAR, maka setiap kasus yang muncul, terutama yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat lebih cepat direspon serta ditangani oleh tim terpadu,” ujar Bupati yang akrab disapa Umi Dinda itu.
Sejak diluncurkan pada 2018, terdapat peningkatan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Masyarakat merasa nyaman karena tingkat kerahasiaan terhadap laporan lebih terjaga,” terang Bupati.
Tim Juri juga menggali tanggapan peserta berkaitan dengan kondisi sebelum dan sesudah penerapan aplikasi, terobosan dan data terkait tingkat kepuasan atas kehadiran inovasi SIMAWAR.

Senada dengan Bupati, Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda Syamsul Bahrain, S.Ip. M.Si yang mendampingi Bupati bersama inovator SIMAWAR Laily Ramdani, S.Stp mengatakan, Tim Juri menggali informasi terkait cakupan pelayanan. Apakah aplikasi tersebut bisa direplikasi serta telah dilakukan sertifikasi perangkat yang digunakan.
“Presentasi Bupati di hadapan 6 orang panelis diharapkan mampu mengangkat Inovasi SIMAWAR untuk masuk TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional tahun ini,” paparnya. (tim)
