Oleh : Alan Malingi *)
Di samping di Padende Bima, makam yang diduga makam Gajah Mada juga ada di Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Posisinya dua kilometer dari kantor Desa Hu’u. Di salah satu kebun warga di tepi jalan menuju resort wisata Pantai Lakey.

Makam berada di bawah pohon Kosambi yang dikelilingi bebatuan. Syahbuddin (39 tahun), ketua BPD Hu’u mengemukakan bahwa panjang makam 6-7 meter dengan lebar sekitar 2 meter. Makam ini sudah tidak memiliki nisan.
“Dulu pernah ada satu nisan di makam ini, namun saat ini telah hilang,” kata Syahbuddin. “Pernah juga ada penggalian dari Tim Arkeologi, tetapi dilarang warga karena khawatir akan terjadi bencana,” sambungnya.
Sedangkan Abdul Malik H. Yusuf menceritakan, bahwa dulu, nisan tersebut pernah dibawa ke rumah salah seorang warga, namun menghilang dan kembali ke makam.
“Pernah juga disimpan di masjid, namun kembali ke tempatnya. Terakhir nisan disimpan di kantor Camat Hu’u dan hingga saat ini nisan sudah tidak ada lagi,” tutur Abdul Malik. Menurutnya, pemindahan nisan itu untuk diamankan. (*)
*) Penulis adalah budayawan dan sejarawan Bima.
