BIMA, Lakeynews.com – Terlepas ada-tidaknya laporan pihak manapun, polisi tetap menindaklanjuti kasus pemalakan turis yang diduga dilakukan oknum porter dan sopir taksi bandara di Bandara Muhammad Salahuddin Bima.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Bagus Wibowo mengaku, pihaknya masih mendalami berbagai fakta dalam video pemalakan yang sempat viral di media sosial (medsos), beberapa hari lalu.

“Sampai saat ini, kami masih terus mendalami fakta yang ada dalam video tersebut,” kata Bagus pada Lakeynews.com, Ahad (9/6/2019) siang ini.
( Baca juga: http://lakeynews.com/2019/06/07/video-oknum-porter-dan-preman-bandara-bima-diduga-palak-turis-viral-di-medsos/ )

Bagus mengatakan, begitu mengetahui dan mendapat informasi tentang kasus tersebut, pihaknya langsung menindaklanjutinya. Antara lain, dengan melakukan penyelidikan.

“Beberapa orang sudah kami mintai keterangan, termasuk orang-orang yang ada dalam rekaman video tersebut. Kami masih terus mendalami faktanya,” tandas Kapolres Bagus.

( Baca juga: http://lakeynews.com/2019/06/07/pihak-bandara-bima-dan-aparat-terkait-didesak-tindak-tegas-pemalak-turis/ )

Dia berharap, kasus dugaan pemalakan turis seperti itu atau tindakan merugikan lainnya, merupakan yang pertama sekaligus terakhir di Bandara Muhammad Salahuddin Bima.

“Semoga ini adalah kejadian yang pertama dan tidak akan pernah terjadi lagi,” harapnya. (won)
( Baca juga: http://lakeynews.com/2019/06/08/nakal-oknum-porter-dan-sopir-taksi-bandara-bima-diberhentikan-sementara/ )