GIRI MENANG, Lakeynews.com – Nilai-nilai toleransi antarumat beragama ditunjukkan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat (Lobar), NTB. Pada Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Selasa (4/6/2019), umat Hindu ikut meramaikan malam takbiran keliling bersama ribuan warga muslim di Desa Narmada, Kecamatan Narmada, ba’da Isya.

Diketahui, hampir 100 warga (umat) Hindu yang ikut pawai takbiran ini, umumnya berdomisili Dusun Gandari, Desa Narmada. Mereka rata-rata mengenakan pakaian adat Bali dan antusias mengikuti pawai takbiran.

Menariknya, sebagaimana dikutip dari laman FB Humas Protokol Lombok Barat, umat Hindu juga membawakan musik tradisional Bali, Peleganjur lengkap dengan iringan Bendera Tunggul, payung dan spanduk.

“Ini pengalaman luar biasa dan kali pertama bagi kami ikut serta memeriahkan acara takbiran. Anak-anak, remaja hingga ibu-ibu pun ikut berpartisipasi,” kata salah satu tokoh pemuda Dusun Gandari, I Ketut Suweca usai acara.

Suweca mengaku, panitia menyambut baik partisipasi umat Hindu ini. Bahkan, diberikan ruang untuk berada di barisan depan iringan pawai. “Begitu datang, kami langsung diarahkan untuk baris di urutan kedua,” ujarnya.

Menurut Suweca, semua itu u tuk menunjukkan toleransi antarumat beragama di desa tersebut. Selain itu, keterlibatannya bersama warga dan tokoh masyarakat lain dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan mewujudkan Desa Narmada menjadi Desa Wisata yang bertemakan toleransi.

Suweca berharap, ke depan Dusun Gandari menjadi contoh kerukunan antarumat beragama dalam menciptakan kedamaian. “Kami berharap bisa tetap ikut memeriahkan acara takbiran setiap tahun. Selalu saling menghormati satu sama lain,” harapnya. (zar)