Peringatan Harlah GP Anshor PW NTB di Bonder Dirangkaikan Silaturrahim Kebangsaan

LOMBOK TENGAH, Lakeynews.com – Danrem162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor merupakan salah satu organisasi yang membentuk lahirnya TNI dan ini sudah dicatat oleh sejarah.

“Semua mengetahui bahwa andil GP Ansor dalam ikut serta melahirkan TNI. Termasuk dunia luar sudah mengakui, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia itu kuat. Untuk itu, mari kita tetap jaga bersama. Anshor adalah benteng dan penjaga NKRI,” kata Danrem.

Terkait adanya ikrar yang dilakukan tokoh GAM Aceh untuk meminta referendum, menurutnya, harus segera di cegah. “Saya mengizinkan untuk demo melawan hal tersebut. Silahkan demo, asalkan untuk hal-hal yang baik,” tegasnya.

“Untuk GP Ansor mari ikatkan persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI, karena NKRI harga mati,” kata Danrem di Kediaman Ketua GP Ansor NTB, Bonder, Lombok Tengah (Loteng), saat menghadiri perayaan Harlah ke-85 Tahun GP Ansor.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Silaturrahim Kebangsaan, Santunan Ramadhan 1440 Hijriah dan Buka Puasa Bersama, yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah GP Ansor NTB, Selasa (28/5/2019).

Hadir pada kegiatan tersebut, Brigjen Pol Tajudin (Wakapolda NTB), Tarwo Kusnarno, SE.,M.Si (Kabinda NTB),  Kolonel Inf Andi Baso (Kabagduk Ops Binda NTB), Kombes Pol Susilo (Dir IK Polda NTB), Kombes Pol Beny Basyir (Dir Binmas Polda NTB), Zamroni Aziz (Ketua GP Ansor NTB), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, anggota GP Ansor, Banser dan undangan lainnya.

Sementara itu, Wakapolda NTB Brigjen Pol M. Tajudin, M.Hum, mengatakan situasi Kamtibmas secara umum di wilayah NTB kondusif. Hal tersebut berkat kerjasama semua elemen dan instansi terkait di wilayah NTB.

Dia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang sangat besar, terdiri dari beragam etnis, adat istiadat dan budaya. “Kita tetap satu hal tersebut karena dasar negara kita adalah Pancasila,” katanya.

Dia mengimbau agar hidup saling menghargai dan bertoleransi, sehingga situasi kondusif di wilyah NTB bisa tetap terjaga. “Jagalah wilayah kita dengan kerukunan yang sudah berjalan selama ini, sehingga kita bisa membangun wilayah kita dengan baik,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kabinda NTB H Tarwo Kusnarno menambahkan, masyarakat mewaspadai informasi hoax yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Dia meminta kepada seluruh pemuda Ansor untuk menyaring berita dan informasi hoax, serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Sedangkan Ketua GP Ansor NTB H. Zamroni Azis, mengatakan Ansor selama pengabdian sudah 85 tahun di negeri ini sudah cukup berjasa bagi bangsa dan negara ini. Ansor sendiri berkomitmen untuk tetap menjaga keutuhan NKRI sesuai dengan jargon penjaga ulama penjaga NKRI.

“Sekarang ini sudah selesai Pemilu. Kita kembali ke Sila ke-3 Pancasila yakni Persatuan Indonesia,” ungkapnya. (gus)