Catatan: Sarwon Al Khan, Dompu – NTB
Hal spesial bakal tersaji pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini. Bertepatan dengan tahun kedelapan sebagai Bupati Dompu, kali pertama Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) didaulat jadi khatib.

Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin saat memimpin Rakor Persiapan Idul Fitri 1440 Hijriah tingkat kabupaten. (ist/lakeynews.com)
Penunjukan HBY sebagai khatib tersebut diambil dan diputuskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Idul Fitri Tingkat Kabupaten Dompu. Rakor yang dipimpin HBY itu berlangsung di kantornya, Senin (27/5/2019).
Saat Rakor, HBY didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) H. Agus Bukhari, SH. M.Si, yang melibatkan sejumlah pihak terkait. Antara lain, disebutkan Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Muhammad Iksan, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).
Hadir juga pihak Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Staf Ahli Bupati, Asisten Setda dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya, serta unsur Pramuka.
Salah satu poin kesepakatan Rakor tersebut, pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1440 Hijriah (2019 Masehi) Tingkat Kabupaten Dompu dipusatkan di Lapangan Beringin. Lapangan yang berada di kompleks Kantor Bupati Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini juga tetap diselenggarakan Pawai Takbir Keliling, sehari sebelum (H-1) Shalat Id. Pesertanya, seluruh elemen masyarakat, OPD, BUMN/BUMD, para siswa Sekolah Dasar (kelas 4, 5 dan 6), SMP dan SMA/SMK/MA. Pawai Takbir Keliling ini dilakukan di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Dompu.
Mobil Hias Diganti Obor
Hanya, metode pelaksanaan Pawai Takbir Keliling tahun ini agak bergeser dari tahun-tahun sebelumnya. Jika selama ini menggunakan kendaraan (mobil) hias, sekarang akan menggunakan obor atau pawai obor.
“Pawai Obor ini sekaligus menggantikan pelaksanaan pawai takbir keliling yang selama ini menggunakan mobil hias. Jadi, tahun ini Lomba Mobil Hias juga ditiadakan,” tegas Kabag Humaspro yang akrab disapa Papi Iron alias Papi Love itu.
Hal senada diluncurkan Iksan di media sosial melalui sebuah status di dinding akun Facebook pribadinya, Senin siang tadi sekitar pukul 12.39 Wita.
Keputusan penting yang diambil peserta Rakor, terkait “petugas” imam dan khatib Id.
Setelah mengemuka beberapa usul, saran dan masukan, Rakor menyimpulkan Shalat Id akan diimami H. Arifaid M. Saleh, S.Sos. Pria yang sehari-harinya menjabat Kasubag Keagamaan pada Bagian Kesra Setda Dompu.
Merarik dan spektakuler, Rakor secara aklamasi mendaulat Bupati HBY sebagai khatibnya. Selain menarik, keputusan tersebut dinilai spesial. Mengingat, selama memimpin Dompu bersama Arifudin (Wakil Bupati) dan 2019 merupakan tahun kedelapan menjabat Bupati, ini kali pertama HBY menjadi khatib.
Biasanya, di manapun Shalat Id tingkat kabupaten digelar, HBY hanya berkesempatan memberikan sambutan sebagai kepala daerah. Tapi, pada momen Idul Fitri 1440 Hijriah, dia mendapat kepercayaan secara aklamasi untuk naik mimbar sebagai khatib.
Lalu bagaimana respon dan tanggapan ketika dia menyikapi keputusan Rakor tersebut?
HBY, kata Iksan, tampak tersenyum menanggapinya. Kemudian mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan tugas “keagamaan” yang diembankan kepadanya.
“Saya berharap diberi waktu untuk merenung dan akan menjawabnya setelah terlebih dahulu saya Shalat Istikharah,” ujarnya sambil tersenyum.
Sejurus kemudian, HBY meminta kepada para pihak terkait untuk sama-sama serius mempersiapkan dan mengkoordinasikan rencana kegiatan tersebut ini dengan seluruh pihak. Terutama kepada Kabag Kesra Setda Maujud, S.Sos sebagai pihak yang ditunjuk untuk mempersiapkan hal tersebut. (*)

2 thoughts on “Tahun Kedelapan Menjabat Bupati, HBY Didaulat jadi Khatib Idul Fitri”