DOMPU, Lakeynews.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu Ibrahim Mahmud, menegaskan, umat Islam sekarang dalam kondisi darurat.

Ketua MUI Kecamatan Kilo Ibrahim Mahmud, membuka Gema Ramadhan Desa Lasi, Minggu (26/5/2019). (joni frianto/lakeynews.com)
“Kita umat Islam Indonesia yang mayoritas menjadi umat yang dirong-rong oleh kelompok komunis,” tandas Ibrahim dalam sambutan saat membuka Gema Ramadhan Desa Lasi, Kilo, Minggu (26/5/2019).
Pada kegiatan yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Al-Amin Dompu itu, Ibrahim juga menegaskan, umat Islam harus siap siaga menjaga agama ini. “Ini agar Islam tidak sama seperti di negara-negara Timur Tengah yang dijajah oleh kepentingan orang kafir,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Gema Ramadhan, Ofan, dalam sambutannya melaporkan, kegiatan tersebut akan diselenggarakan sampai hari jumat (31/5/2019). “Dana yang dipakai untuk kegiatan tersebut bersumber dari anggaran desa,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, kegiatan Gema Ramadhan yang dipusatkan di Masjid An-Nur Desa Lasi ini merupakan salah satu cara yang tempuh dalam merawat dan menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi. (Baca juga : http://lakeynews.com/2019/05/26/mahasiswa-kkn-t-al-amin-adakan-gema-ramadhan-di-desa-lasi/ )
Sementara itu, Ketua Posko Mahasiswa KKN-T Al-Amin Ardiansyah, menjelaskan, Gema Ramadhan ini terselenggara atas semangat pengabdian yang tinggi dari mahasiswa KKN bersama masyarakat setempat.
Dia berharap, pemerintah desa (Pemdes) dan masyarakat Lasi agar selalu memberikan dukungan kepada kegiatan positif seperti itu. “Baik dukungan moril maupun materi,” tegas Ardiansyah.

Beberapa unsur terkait pose bersama, usai pembukaan Gema Ramadhan Desa Lasi. (joni frianto/lakeynews.com)
Harapan Ketua Posko tersebut disambut baik Pemdes terkait. Sekretaris Desa Lasi Amirudin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kilo. “Anggaran Gema Ramadham tersebut akan dirangkapkan dengan dana STQ Desa sebanyak Rp. 11 juta,” jelasnya.
Pantauan Lakeynews.com, suasana pembukaan Gema Ramadhan itu berlangsung ramai. Selain dihadiri sejumlah pihak terkait, juga dipadati berbagai lapisan masyarakat Desa Lasi, dari anak-anak hingga dewasa. (jon)
