Porprov NTB 2018

Dua atlet panjat, Mega Mustika Sari dan Yus Mulyadin pose bersama Ketua KONI Dompu Putra Taufan, SH, MH, Ketua Kontingen H. Ichtiar Yusuf, SH, dan beberapa anggota kontingen setelah menyabet semua tiga medali emas di hari pertama. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Kontingen Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (Porprov NTB) 2018 dari Kabupaten Dompu mengukir prestasi gemilang. Apa itu?

Bayangkan. Di hari pertama, dua atlet Panjat Tebing utusan Bumi Nggahi Rawi Pahu berhasil menyapu bersih tiga medali emas dari tiga mata lomba yang dipertandingkan di Gelanggang Pemuda NTB di Mataram, Minggu (9/12/2018).

“Atlet-atlet Panjat Tebing yang sukses mengharumkan nama Dompu pada hari pertama Porprov ini adalah Mega Mustika Sari dan Yus Mulyadin,” kata Ketua KONI Kabupaten Dompu Putra Taufan, SH, MH, pada Lakeynews.com via ponselnya, Minggu sore.

Diketahui Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (Porprov NTB) 2018, resmi dimulai. Seremonial pembukaannya berlangsung di kawasan Pantai Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), sore Ahad tadi.

Khusus untuk Cabang Panjat Tebing, dari 20 nomor mata lomba, tiga nomor diperlombakan pada hari pertama. Yakni Speed Clasic Putra, Speed Clasic Putri dan Speed Clasic Campuran.

Peserta dari semua kabupaten dan kota se-NTB ikut ambil bagian, kecuali Kabupaten Sumbawa dan Lombok Utara.

Pada tiga mata lomba panjat itu, Dompu menurunkan empat atlet (dua putra dan dua putri). Dan, dua dari empat atlet itu berhasil menyapu bersih tiga media emas.

Medali emas pertama disumbang Mega Mustika Sari di nomor Speed Clasic Putri, setelah mengalahkan pemanjat dari Lombok Tengah. Medali emas kedua disumbang Yus Mulyadin, setelah mengalahkan pemanjat dari Kota Bima di nomor Speed Clasic Putra.

“Medali emas ketiga juga dipersembahkan pasangan Mega Mustika Sari dan Yus Mulyadin yang turun di nomor Speed Clasic Campuran. Mereka mengalahkan Clasic Campuran dari Lombok Tengah,” jelas Taufan yang diperkuat salah satu anggota Kontingen Dompu yang juga pendamping Cabor Futsal, Muhammad Arif Fatwa.

Dijelaskan Taufan, lomba panjat sengaja diadakan lebih awal, sebelum acara pembukaan berlangsung. Hal itu dengan pertimbangan karena cuaca sore hari hujan. (zar)