Peringatan HUT KORPRI, HKN, HGN dan HUT PGRI 2018 Berlangsung Khidmat

 

Bupati Drs. H. Bambang M. Yasin menjadi pembina upacara peringatan HUT KORPRI ke 47 yang dirangkaikan dengan HKN, HGN dan HUT ke 73 PGRI tingkat kabupaten di Lapangan Bola, Desa Rasa Bou, Kecamatan Hu’u, Kamis (29/11/2018). (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Upacara memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 47 yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 73 tingkat Kabupaten Dompu di Lapangan Bola, Desa Rasa Bou, Kecamatan Hu’u, Kamis (29/11/2018), berlangsung khidmat.

Peserta upacara kisaran tiga ribu orang. Bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY). Turut hadir Kapolres AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, Dandim 1614/Dompu yang diwakili Kasdim Mayor CZI Edi Gustawan, Ketua Pengadilan Negeri, wakil ketua DPRD, para kepala dinas instansi, Kabag, Kasubag dan seluruh guru, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Honorer serta tenaga kesehatan se-Kabupaten Dompu.

Lewat kesempatan amanat pembina upacara, HBY, menyampaikan bersyukur kepada seluruh peserta upacara yang bisa hadir untuk mengikuti upacara, meskipun pusat kegiatan upacara sangat jauh berjarak puluhan kilo dari perkotaan. Dan baru tahun ini jalannya macet karena banyak peserta upacara yang sudah memiliki mobil pribadi.

“Saya bersyukur dan merasa bangga karena hampir seluruh yang hadir hari ini menggunakan roda empat dan saya bersyukur apa yang diberikan Allah SWT, berarti sudah terlihat sudah ada kemajuan yang sangat pesat khususnya di wilayah Kabupaten Dompu,” imbuhnya.

Lanjut HBY, khusus Kabupaten Dompu telah berlangsung pembagian sebanyak 50.000 biji LPG yang beratnya 3 kilo gram bantuan dari Kementerian SDM, sementara dari Unit Pegadaian akan membagikan sepeda motor 3 roda di tiap kecamatan.

“Mulai dari kemarin, kita pemerintah Dompu telah membagikan Kompor Gas dan Motor Roda 3,” jelasnya.

Bupati mengajak semua pihak agar tetap semangat bekerja. “Jangan membuat masalah. Apabila ada masalah, selesaikan permasalahan tersebut dengan baik,” ujarnya.

Menurut HBY, penekanan dan ketegasan guru terhadap murid-muridnya kurang dilakukan, sehingga akhir-akhir ini mereka sangat dikhawatirkan. Apalagi setiap malam Minggu, nongkrong di tempat keramaian ada yang menggunakan panah, parang, geng-geng motor.

HBY berharap guru-guru agar meningkatkan lagi pembimbingan terhadap anak-anak didiknya. “Kami sudah bersepakat bersama dengan Bapak Dandim, Bapak Kapolres, akan masuk di tiap sekolah, memberikan masukan atau penekanan kepada siswa-siswa. Mulai hari ini, ke depan kita harus optimis untuk membangun Dompu yang lebih baik lagi,” ajaknya.

Lewat kesempatan itu, HBY juga menjelaskan, orang miskin Kabupaten Dompu paling sedikit di Provinsi NTB dan pendapatan perkapita daerah yang paling tinggi di NTB.

Dia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengawal pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dompu.

“Hari ini DPRD sedang membahas anggaran APBD. Nanti kita kawal sampai di mana kerjanya anggota DPRD Kabupaten Dompu,” tandasnya. (pis)