
MATARAM, Lakeynews.com – Gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kembali bergerak. Kali ini, empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dilantik Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Rabu (17/10/2018).
Salah satu dari empat pejabat yang dilantik itu, dr. Nurhandini Eka Dewi (Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan) mengisi kembali posisi sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Kedua, Drs. Imhal (Asisten Administrasi dan Umum) dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
Ketiga, Dr. Ir. Manggaukang (Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan) menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip. Dan, keempat, Ir. Hartina (Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Aparatur Politik, Hukum dan Layanan Publik) menggantikan posisi Drs. Imhal sebagai Assisten Administrasi Umum.
Pelantikan keempat pejabat itu berdasar Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB Nomor: 821.2-1/912/BKD/2018, tanggal 16 Oktober 2018. Wakil Gubernur Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd dan pimpinan OPD di lingkup Pemprov NTB, juga tampak menghadiri pelantikan.
Usai melantik para pejabat tersebut, Gubernur mengungkapkan, pelantikan dinilai sangat perlu dilakukan atas kondisi NTB saat ini yang berbeda dari kondisi biasanya.
“Pascamusibah gempa bumi yang melanda Lombok-Sumbawa butuh kerja keras dan cepat dari seluruh kepala OPD tanpa terkecuali. Untuk itu, posisi kepala OPD yang kosong harus segera diisi, terlebih posisi tersebut merupakan areal yang sangat berkaitan langsung dengan kondisi NTB saat ini,” ujar Gubernur.
Pria yang akrab disapa Dr. Zul itu memerintahkan, kepala OPD yang dilantik agar langsung mulai bekerja keras. Seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, paling banyak berurusan dengan perempuan dan anak yang terdampak di lapangan.
Demikian juga kepala Dinas Perpustakaan yang diharap Gubernur dapat segera bergerak memberi layanan, seperti trauma healing kepada anak-anak.
“Jadi bentuk hiburan bagi anak-anak korban gempa. Bukan hanya berupa nyanyi-nyanyi tapi datangi semua tempat, distribusikan buku yang menarik, supaya anak kita punya cerita lain dibalik musibah ini,” imbuh Gubernur dalam sambutan usai melantik dan mengambil sumpah keempat pejabat tersebut. (rif)
