Rangkaian “Mbuju Festival”

Salah satu dari ratusan warga sedang dicek kesehatan dan diobati gratis di SDN 16 Kilo, Dusun Matompo, Desa Mbuju. (ady/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Kegiatan langka selepas pelaksanaan Shalat Idul Adha di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Rabu (22/8/2018). Ratusan warga berpartisipasi dalam kegiatan cek kesehatan, pengobatan gratis dan sunatan massal yang berlangsung di SDN 16 Kilo, Dusun Matompo, Desa Mbuju.

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah, karena antusias dan partisipasi warga yang luar biasa. Bahkan, mereka rela antre berjam-jam menunggu giliran, ungkap Ketua Panitia Pelaksana Ady Ardiansah, Rabu (22/8/2018).

Ady mengaku tidak menyangka, animo masyarakat begitu tinggi. Padahal informasi ini diberitahukan dua hari sebelum pelaksanaan. “Sejak pagi, pendaftar sudah berbondong-bondong ke tempat kegiatan, bahkan jumlah mereka diprediksi lebih dari seratus orang. Namun, karena kelamaan menunggu tim medis, akhirnya sebagiannya bubar satu persatu,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari event Mbuju Festival yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan ini termasuk dalam item bhakti sosial Mbuju Festival yang terdiri dari Pengecekan Kesehatan, Pengobatan Gratis, Sunatan Massal, Donor Darah, Cleaning Day dan Penanaman Mangrove, bebernya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Mbuju. Kami ingin masyarakat sadar dan paham betul tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungannya, cetusnya.
Sementara itu, dr Muhsin, perwakilan PKM Kilo mengatakan, meningkatkan taraf kesehatan masyarakat harus didukung semua pihak. Termasuk masyarakat itu sendiri harus memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. Dalam hal ini, pengetahuan masyarakat dalam mengenali gejala-gejala yang ada juga perlu ditumbuhkan. Pemikiran itulah yang mendasari kegiatan ini, jelasnya.
Menurutnya, warga desa yang kurang mampu dan Lansia sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan ini. Sebab, bisa sekalian cek tensi, kadar gula, asam urat hingga kolesterol, ucapnya.

Lebih lanjut dia berharap, kegiatan bhakti sosial ini dapat dilakukan berkelanjutan. Selain memeriksa kesehatan, juga menggali kejiwaan pasien. Penyakit dapat muncul jika emosi atau jiwa tak stabil.

Secara keseluruhan ia melihat masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan penting. Ini dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat melakukan pengecekan kesehatan. Melalui program ini, saya berharap, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatan secara rutin, semakin meningkat, lanjutnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Mbuju, Abdullah Mursalin. Ia sangat senang karena mendapatkan pelayanan gratis, sunatan massal, memperoleh ilmu tentang kesehatan, hingga mengetahui penyakit yang diderita. Apalagi petugasnya sangat ramah-ramah, terangnya.

Dia mengatakan, program kesehatan, pengobatan dan donor darah merupakan komitmen Kades dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Diketahui, Mbuju Festival adalah event pariwisata dan budaya terakbar Desa Mbuju, Kecamatan Kilo yang dilaksanakan mulai 12-25 Agustus. Adapun acaranya terdiri dari gebyar kuliner tradisional (ngaha kawiri massal dan puru timbu), festival layang-layang, perlombaan permainan tradisional, festival seni budaya pelajar, lomba perahu hias dan perahu dayung, bhakti sosial (sunatan massal, pengobatan gratis, kebersihan pantai, penanaman 500 pohon mangrove).

Dijadualkan akan ditutup dengan pawai rimpu, katente tembe dan parade budaya tradisional (tari, drama, silat, gantao, kareku kandei dan musik tradisional). (ady)