PEDULI LOMBOK : Aliansi Pemuda Peduli, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, foto bersama usai menggelar donor darah untuk membantu korban Gempa Bumi Pulau Lombok di Lapangan Sepakbola Soro. (foto ady/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Aksi donor darah bagi korban gempa bumi di Pulau Lombok, kembali digalakkan Aliansi Pemuda Peduli (APP) Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Soro, Kempo. Aksi tersebut berhasil mengumpulkan 90 kantong darah dari ratusan pendonor, baik dari berbagai instansi maupun kalangan umum.

Hasilnya diserahkan ke PMI untuk dapat dilanjutkan ke korban bencana gempa Lombok. ”Kegiatan ini bagian dari ikhtiar sekaligus memupuk empati terhadap korban gempa di Pulau Lombok, kata Lambi Mapasese Debakti, SH, Koordinator APP saat ditemui lokasi kegiatan, Kamis (16/8/2018).

Kegiatan donor kali ini mampu melampaui target. Bersama RSUD Dompu, awalnya hanya menyediakan 50 kantong untuk pendonor. Belakangan darah yang telah terkumpul selama hampir empat jam itu, mencapai 90 kantong.

”Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta donor darah hari ini yang telah menunjukkan kepedulian dan berbuat sesuatu bagi saudara-saudara kita yang ditimpa musibah di Pulau Lombok,” imbuhnya.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Lambi itu, “Kegiatan hari ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kesetikawanan sosial merupakan nilai luhur warisan bangsa ini yang tak ternilai.”

Selain donor darah, APP juga menujukkan kepedulian pada korban gempa Pulau Lombok dengan menggalang dana, bantauan berupa kebutuhan sandang pangan (Sembako) dan pakaian layak pakai. “Semuanya sudah kami salurkan langsung ke sasaran (Korban Gempa),” tandas lelaki yang pernah menjabat Ketua BEM FH Unram ini.

Kegiatan donor ini dihadiri utusan RSUD Dompu, Kapolsek, Danramil, Camat dan Puskesmas Kempo. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendapat sambutan antusias sekolah dan masyarakat umum. Terbukti dengan banyaknya pendonor yang mengantre untuk mendaftar sebagai peserta donor.

Seperti diketahui, gempa bumi mengguncang Pulau Lombok (utamanya Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur), Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) lalu, menimbulkan duka yang mendalam. Banyak menimbulkan korban jiwa. Data terakhir, 458 korban meninggal, 700 jiwa luka berat, 709 jiwa luka ringan, 71.740 rumah rumah rusah berat dan 417.529 jiwa penduduk, akibat gempa yang mencapai 7,0 SR tersebut. (ady)