
JAKARTA, Lakeynews.com – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Barat (Jabar) mendukung upaya yang dilakukan dewan pendiri dalam rangka penyelamatan organisasi.
“Kami mendukung apa yang dilakukan dewan pendiri untuk menggelar Munas dalam rangka membenahi kekisruhan organisasi,” kata Ketua IMO DKI, Hengki Abidin di Jakarta.
Hengki mengaku dinamika yang terjadi sudah dilaporkan ke penasehat IMO DKI, antara lain ke Mayjen Pur Asrin. “Kami harus bersikap. Kepemimpinan Yakub Ismail sudah tidak bisa dipertahankan. Karenanya, kami mendukung upaya dewan pendiri,” ujarnya.
Menurut Hengki, pengurus IMO yang sekarang ini memang bersifat sementara dan hasil penunjukan para pendiri. Tugasnya membentuk pengurus provinsi, selanjutnya mengadakan Munas guna memilih pengurus definitif.
“Yang nunjuk periode mereka 5 tahun siapa? Wong AD-ART saja belum disyahkan forum tertinggi organisasi yakni Munas. Kok main klaim menjadi penguasa 5 tahun,” tandasnya.
Hengki mengakui, dirinya bukan pendiri. Namun, siapapun tidak bisa membantah dirinya telah terlibat sejak awal pendirian IMO.
“Jadi jika ada pihak yang mengaku pendiri IMO hanya berdasarkan akta, saya hanya senyum. Itu lebih dari Malin Kundang, karena bukan saja tak mengakui sang ibu tetapi juga melupakan rumah sakit tempat bayi IMO dilahirkan,” paparnya.
Senada dengan Hengki, Ketua IMO Abdul Syukur secara tegas mendukung langkah dewan pendiri. “Demi penyelamatan organisasi kami menyerahkan permasalahan kepada dewan pendiri. Kami manut. Tak ada neko-neko,” tandas Syukur di Mataram.
Ditemui di sela-sela kesibukannya membantu para korban bencana gempa Lombok, Ketua IPJI Bima ini mengaku tidak takut diancam copot. “Darah saya IPJI. Saya tidak takut kehilangan jabatan jika harus jadi pengkhianat. Lagi pula apa masih bisa mereka mencopot,” tanya Syukur.
Suara keras juga datang dari Ketua OKK IMO Jabar Ikin ST. “IMO harus dibenahi. Rekrutmennya nggak jelas. Banyak pengurus tak memiliki perusahaan media. Saya dukung dewan pendiri adakan Munas,” tandas Ikin sengit.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri IMO Rudi Sembiring sangat mengapresiasi sikap IMO DKI, NTB dan Jabar tersebut. “Terima kasih atas keputusan menerima sikap dewan pendiri. Mari kita bersatu membangun IMO Indonesia menjadi rumah bersama Media Online Indonesia,” ujarnya. (tim)
