
DOMPU, Lakeynews.com – Puluhan pemuda/pemudi dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) bekerja sama dengan KNPI Kabupaten Dompu versi Jakarta, Selasa (31/7/2018) menggalang dana untuk membantu korban gempa bumi. Dimana akibat gempa bumi tektonik 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Lombok, Bali dan Pulau Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) lalu menelan puluhan korban jiwa, ratusan korban luka-luka dan kerusakan rumah dan fasilitas umum terutama di Lombok Timur dan Lombok Utara.
Ketua DPD II KNPI Kabupaten Dompu versi Jakarta Syarifudin, S.PdI mengatakan, kondisi yang dialami korban gempa itu sangat memprihatinkan. Karena itu, membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
“Kami melihat kondisi riil yang terjadi di Lombok Utara dan Lombok Timur butuh kerja sama yang solid antara semua komponen untuk membantu saudara-saudara kita,” jelas Syarifudin pada Lakeynews.com.
Menurutnya, musibah bisa terjadi kapan dan di mana saja. Karena itu, dia sangat terketuk hatinya untuk membantu melakukan pergerakan penggalangan dana di jalan raya, tepatnya di perempatan depan Koramil 1614-01/Dompu.
“Bencana ini tidak bisa diprediksi. Bencana ini sangat di luar dugaan. Hari ini mereka berduka, mungkin esok hari kita yang berduka. Karena itu, kita wajib untuk membantu,” ujar Syarifudin.
Dana yang sudah terkumpul, tambahnya, akan disalurkan ke PC dan PKC PMII Lotim. “Nanti kami salurkan ke PC-PMII Lombok Timur atau PKC PMII di sana. Teman-teman KNPI juga akan kerja sama dengan PC dan PKC-PMII di Lotim,” katanya.
Penggalangan dana dimulai hari ini hingga tiga hari ke depan. “Semoga melalui kegiatan ini, kaum muda menjadikan pembelajaran untuk berkarya dan beramal,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kilo Hamdan, S.Pd, saat melintasi jalan tersebut sangat apresiasi dengan gerakan PC PMII dan KNPI Dompu dalam menggalang dana bantuan korban gempa.
“Sangat bagus dan sangat positif. Kalau bisa dikembangkan, karena ini untuk umat dan kemanusiaan,” tandas Hamdan pada Lakeynews.com.
Di tempat yang sama, salah satu dari Komunitas Pemuda Pencinta Kuda Pacuan (KPPKP) Abdul Jabar Hak menyebut tiga poin penting untuk ditingkatkan dalam kehidupan sebagai manusia.
“Pertama, mendidik mereka ini supaya bisa membantu sesama. Kedua, kalau kita tidak bisa memberikan bantuan materi atau barang, minimal bantu dengan tenaga, pikiran dan waktu kita. Ketiga, paling tidak kita mengajak orang untuk berbagi walaupun berapapun sesuai kemampuan kita,” paparnya. (pis)
