
DOMPU, Lakeynews.com – Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, meminta maaf pada kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu yang kembali beraksi di depan Mapolres setempat, Rabu (25/7/2018). Kapolres juga meminta maaf kepada kader HMI se-Indonesia
Aksi massa HMI dan permintaan maaf Kapolres itu menyusul insiden pengeroyokan terhadap kader HMI Arif Wahyuddin di Jalan Lele, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, yang diduga dilakukan beberapa oknum polisi, pekan lalu. Juga insiden yang menciderai anggota HMI Caca Handika saat unjuk rasa depan Mapolres Dompu, Senin (23/7/2018).
“Atas nama Polres Dompu, saya meminta maaf terhadap apa yang sudah kami lakukan,” ujar Erwin di hadapan massa aksi, Rabu siang.
Erwin berjanji akan terus meningkatkan pelayanan masyarakat secara maksimal. “Kalau ada pelayanan kami yang tidak memenuhi apa yang diharapkan, secara resmi kami meminta maaf,” ungkapnya.
Terkait insiden yang menimpa kader HMI di Jalan Lele, Kapolres mengatakan, pihaknya ingin segera mentutaskan kasus tersebut. Bahkan, sambungnya, pihak kepolisian sampai melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam memprosesnya.
“Seharusnya pihak pelapor yang terlebih dahulu diperiksa. Tapi, semua anggota yang diduga melakukan kekerasan sudah kami terlebih dulu. Saksi-saksi sudah kami tanyakan juga,” tegasnya.
Setelah berdialog, sejumlah kader HMI dan kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap korban Arif Wahyudin. Termasuk insiden yang dialami kader HMI lainnya, Caca Handika saat aksi Senin (23/7/2018). Pemeriksaan dilakukan secara bersama-sama. (pis)
