Tim gabungan TRC BPBD Dompu, SAR Bima, Polairud dari Calabai, TNI, Polres Dompu, nelayan dan warga Desa Hu’u saat mengevakuasi jasad korban Ajis, Senin (16/7/2018) siang. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Dompu, Tim SAR Bima, Polairud dari Calabai, TNI, Polres Dompu, dibantu nelayan dan masyarakat berhasil menemukan Ajis, 25 tahun, yang diduga tenggelam di perairan Hu’u, Kabupaten Dompu, Senin (16/7/2018).

Korban yang ditemukan sekitar pukul 13.35 Wita itu, dalam keadaan sudah tidak bernyawa, sekitar 200 meter sebelah selatan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Diketahui, warga Dusun Finis, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u itu, tenggelam pada Minggu (15/7/2018) sekitar pukul 05.30 Wita. Menurut informasi, korban dan beberapa nelayan lain hendak menyiapkan sampan untuk melaut seperti biasanya. Tetapi perahu korban berada di tengah perairan dengan jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai.

Untuk mencapai sampan, korban berenang menggunakan papan gabus. Namun, naas. Belum sampai ke perahu, korban sudah tidak terlihat. Sementara saat itu, teman-temannya sudah berada di perahunya masing-masing.

Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Kabupaten Dompu Wan Muhtajun, ST, pencaraian terhadap korban dilakukan sejak sore itu. Istirahat ketika malam sudah larut.

Proses pencarian korban Ajis di perairan Hu’u, sebelum ditemukan. (ist/lakeynews.com)

Pencarian dilanjutkan pagi ini Senin. Tim gabungan bersama masyarakat memanfaatkan pencarian saat air laut sedang surut. “Ketika air laut surut itulah kami memanfaatkan semaksimal mungkin untuk menyapu di sekitar daerah tenggelam korban,” jelasnya.

Alhasil, kata Muhtajun, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. “Jasad korban dalam keadaan sudah bengkak. Badannya telentang menghadap ke bawah,” jelasnya pada Lakeynews.com.

Kemudian tim gabungan mengevakuasi jasad korban. Selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Hu’u. Dari Puskesmas diketahui bahwa korban menderita penyakit ayan. (pis)