Tanah Pekarangan Dibuatkan Sertifikat, Jalan Kampung Dirabat dan Dipasang Lampu

Rumah peraih medali emas Kejuaraan Dunia Lari 100 Meter U-20 Finlandia 2018, Lalu Muhammad Zohri mulai dibongkar (untuk direhab) oleh sejumlah personel TNI AD, Sabtu (14/7/2018). (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Tanpa menunggu waktu lama, hari ini (Sabtu, 14/7/2018), pihak TNI Angkatan Darat (AD) mulai melakukan rehab rumah Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pangsong, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), NTB. Sebelumnya, TNI AD juga telah menawarkan kepada Zohri (keluarganya) untuk masuk sebagai anggota tanpa tes.

Zohri adalah putra NTB yang berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia U-20 Lari 100 Meter di Finlandia, beberapa hari lalu. Hingga kini, sudah puluhan medali yang berhasil diraih Zohri. Namun sayang, rumahnya masih reot dan selama ini belum sempat mendapat sentuhan perhatian dari pemerintah, baik Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB maupun pusat.

Selain merehab rumah Zohri, TNI AD juga akan merabat jalan di desa jawara lari 100 meter 2018, area publik dan memasang lampu penerang.

Kegiatan rehab rumah Zohri oleh puluhan personel TNI AD berlangsung pagi hari. Pembongkaran rumah itu dibantu masyarakat setempat.

Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, memberikan keterangan pada sejumlah wartawan di depan rumah Zohri yang mulai direhab. (ist/lakeynews.com)

Danrem 162 Wira Bhakti (W Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, pada sejumlah media di lokasi menjelaskan pembongkaran rumah tersebut dilakukan sesuai hasil koordinasi pihaknya bersama keluarga Zohri, Jumat (13/7/2018). “Alhamdulillah keluarganya semalam (Jumat malam) mengizinkan dan merestui perehaban ini,” jelas Danrem.

Perehaban ini, sambungnya, tidak mengubah konsep aslinya. Tetap menggunakan kayu dan atapnya menggunakan genteng, sesuai permintaan pihak keluarga. “Tidak menhubah kesan aslinya. Hanya konsep bangunananya yang akan kami lebarkan satu meter ke belakang supaya lebih luas dengan atap naik menjadi menjadi tiga meter agar lebih nyaman,” papar Danrem.

Lebih jauh dijelaskan Danrem, di dalam ruangan akan dipasang keramik, dibuatkan ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur. Sebelumnya, kamar mandi dan dapur belum ada. “Ini dengan harapan, sekembalinya nanti, Zohri lebih bisa meningkatkan prestasi di tingkat internasional,” ujarnya.

Terkait biaya rehab rumah itu, Danrem mengungkapkan, sudah banyak donasi dari seluruh Indonesia. “Banyak juga yang sudah menghubungi kami untuk membantu. Salah satunya ITDC untuk wilayah NTB,” paparnya.

Barang-barang termasuk tempat tidur di dalam rumah Zohri dikeluarkan sebelum rumah dibongkar. (ist/lakeynews.com)

“Jumlah anggaran perehaban rumah masih dihitung oleh Danden Zibang 2/IX Mataram. Direncanakan satu bulan ke depan sudah selesai karena dibantu masyarakat dan stake holder yang lain,” tambah Danrem.

Bukan hanya rehab rumah Zohri. Menurutnya, beberapa fasilitas umum juga akan dilakukan. “Seperti perabatan jalan sekaligus pemasangan lampu penerangan jalan agar nyaman digunakan masyarakat. Anak-anak juga bisa bermain dengan aman,” ulasnya.

Selain personel TNI bersama masyarakat, tampak juga petugas PLN yang membantu memasang lampu jalan dan dari BPN yang mengukur luas tanah milik keluarga Zohri untuk pembuatan sertifikat. (tim)