Korban kecelakaan tunggal, Suryadin, masih koma dan dirawat di RSUD Dompu. (poris/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Diduga ngebut dan rem sepeda motor yabg ditunggangi blong, Suryadin, 20 tahun, warga Dusun Madakimbi, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, mengalami kecelakaan tunggal.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Monta, Jalan Lintas Sumbawa, Kelurahan Monta, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (23/6/2018) siang.

Akibat kecelakaan tersebut, karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) “MENTARI” itu koma. Dia mengalami luka sobek yang cukup serius di bagian kepala sebelah kanan dan belum sadarkan diri. Saat ini, korban yang masih tak sadarkan diri menjalani perawatan intensif di RSUD Dompu.

Menurut M. Reza Mubarak, yang saat itu dibonceng korban, Suryadin mengendarai sepeda motor dari arah Dompu menuju arah Pasar Wodi dalam kecepatan tinggi. Dia sempat menyalip mobil Avanza.

Ketika melaju kencang, tiba-tiba di depannya ada sebuah motor hendak belok kanan dan sudah memberikan lampu reting. Korban panik dan hilang kendali. Sementara rem belakang kendaraan tidak berfungsi alias blong.

Satu-satunya cara menghentikan laju sepeda motor, rem depan. “Akhirnya jatuh tersungkur,” jelas Reza pada Lakeynews.com, di kediamannya, Sabtu malam ini.

Meski bagian dari kecelakaan itu, Reza mengaku selalu sadar. Dia berteriak meminta pertolongan orang di sekitar lokasi kejadian. “Saya lemas ketika melihat dia (Suryadin, red) sudah berlumuran,” tutur Reza yang mengalami luka ringan di bagian sikut kanan.

Sementara itu, pimpinan KSP MENTARI Nurdin mengaku akan memberikan bantuan pengobatan pada korban. “Jaminan tetap ada. Apalagi anak buah, tidak mungkin dibiarkan begitu saja. Tapi tidak sebesar seperti perusahaan-perusahaan besar,” ujarnya saat menjenguk korban di RSUD malam ini. (pis)