Sejumlah guru dan siswa Sekolah Yapik Gerbang Dompu sedang melakukan pemeriksaan terhadap warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sabtu (9/6/2018). (poris/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Masih dengan program pengobatan ggratis yang rutin dilaksanakan setiap akhir semester genap. Sabtu (9/6/2018) siang, SMK Yayasan Peduli Kecerdasan Generasi Bangsa (Yapik Gerbang) Dompu memberikan pengobatan gratis kepada warga Desa Matua, Kecamatan Woja dalam kegiatan bertema “Yapik Masuk Desa”.

Kegiatan dipusatkan di aula kantor desa setempat. Seperti di desa lain, di Desa Matua juga dirangkaikan dengan penyuluhan tentang bahaya merokok, Narkoba dan Obat-obatan jenis tramadol.

Dalam program dan kegiatan itu, SMK Yapik bekerja sama dengan tenaga dokter. Dia adalah dr. Nur Islamiatun yang biasa disapa Dokter Atun. Selain terlibat dalam kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis ke desa-desa dan sekolah-sekolah, Dokter Atun juga merupakan guru tamu di SMK Yapik.

Kemudian, siswa-siswi SMK Yapik yang dipimpin Kepala Sekolahnya, Ida Faridah, S.Pd dan didampingi sejumlah guru, melakukan pemeriksaan golongan darah dan tekanan darah masyarakat. Pengobatan itu dilakukan secara gratis.

Pada kesempatan itu, Ida Faridah mengungkapkan, lembaga pendidikan yang dipimpinnya akan menyiapkan tenaga (anak didik) yang siap kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Kegiatan ini dalam rangka menjalin silahturrahmi dengan masyarakat,” kata Ida pada Lakeynews.com setelah menyampaikan beberapa materi di hadapan warga.

Menurut ibu dari dua putri dan satu putra ini, yang lebih utamanya adalah sesuai dengan visi sekolah mempersiapkan lulusan SMK yang siap kerja yang memiliki keterampilan.

Puluhan puluhan warga menanti giliran untuk diperiksa dan diobati secara gratis, Sabtu (9/6/2018). (poris/lakeynews.com)

“Siswa-siswi bisa langsung mengimplementasikan ilmu yang dipelajarinya di sekokah kepada masyarakat, baik teori maupun praktek,” jelasnya

Salah satu warga yang berdomisili di lingkungan buncu selatan, Junaidin, 55 tahun, sangat mengapresiasi program SMK Yapik Gerbang.

“Saya pribadi sangat senang dengan adanya sekolah ini, apalagi biayanya tidak terlalu mahal kalau dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain,” paparnya sembari menunggu giliran dipanggil untuk diperiksa.

Menurut dia, pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh SMK Yapik Gerbang itu, terus berkembang dan bernilai positif. “Semoga sekolah ini semakin lama semakin berkembang. Semoga tidak ada halangan dan rintangan apalagi sekolah ini sangat memberikan nilai positif,” ujarnya. (pis)