Kobaran api saat melalap puluhan hektare lahan tebu PT. SMS di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Sekitar 35 hektare (Ha) lahan tebu milik PT. Sukses Mantap Sejahtera (PT. SMS), hangus terbakar pada Minggu (29/4/2018) lalu. Lahan tebu di Pintu Tiga dan Pintu Empat perusahaan yang berkedudukan di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat itu diduga sengaja dibakar.

Kasubag Humas Polres Dompu IPTU Suhatta melalui Paur Humas Polres Dompu AIPTU Moh. Saihun mengungkapkan, dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarang oleh tenaga penebang tebu.

“Kejadian tersebut disinyalir sengaja dilakukan untuk memudahkan pekerjaan dalam menebang tebu,” tegas Suhatta. Buktinya, sambung Suhatta, setelah terjadinya kebakaran, sebagian pekerja kembali melakukan aktivitas tebang tebu.

Meski demikian, polisi masih menyelidiki lebih lanjut kasus kebakaran lahan tebu milik perusahaan tebu terbesar di Pulau Sumbawa itu.

Suhatta kemudian menjelaskan kronologis kejadiannya. Minggu pagi itu, sekitar pukul 10.35 Wita, Petugas Jaga di Pintu Tiga, Iwan mendapat laporan dari salah satu tenaga penebang tebu tentang adanya kebakaran area lahan tebu, tempat mereka kerja.

Mengetahui hal itu, Iwan langsung menuju lokasi kejadian. Melihat api sudah membesar, Iwan menuju basse camp untuk melaporkan kejadian tersebut.

Puluhan hektare lahan tebu PT. SMS di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, yang ludes dilalap si jago merah. (ist/lakeynews.com)

Sejurus kemudian, tenaga di basse camp H. Swarlan bersama beberapa anggota lainnya menuju lokasi kejadian. Juga melihat api makin membesar.

Upaya pemadaman kebakaran tersebut sempat dilakukan dengan menyiram menggunakan beberapa unit mobil tangki air. Namun api yang sudah begitu besar disertai angin kencang tidak mampu dijinakkan.

Beberapa mobil tangki air yang sedang melakukan pemadaman pun memilih mundur untuk menghindari terjebak di tengah kobaran api. Api reda dan baru bisa dipadamkan sore hari, sekitar pukul 15.45 Wita.

Blok Pintu Dua terhindar dari kebakaran karena antara Pintu Dua dan Tiga dibatasi kali. (tim)