Truk fuso bermuatan obat-obatan pertanian dan perkebunan yang terguling di wilayah Desa Madaparama, Kecamatan Woja, Dompu, sekitar pukul 08.50 Wita, Sabtu (20/1/2018) pagi. (nasuhi/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – “Allahu Akbar, Allahu Akbar….” Itulah suara histeris Budi, 40 tahun, sopir truk fuso di detik-detik tergulingnya kendaraan yang dikendarainya. Akibat kejadian itu, barang-barang yang dimuat truk berupa obat-obatan tanaman berserakan di jalan.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di wilayah Desa Madaparama, Kecamatan Woja, Dompu, sekitar pukul 08.50 Wita, Sabtu (20/1/2018) pagi ini. Namun demikian, peristiwa tersebut nyaris merenggut nyawa beberapa pria yang sedang asyik ngobrol di bawah pohon waru pinggir jalan Ompu Beko ini.

“Untung kita masih selamat dari kecelakaan fuso berat ini,” kata salah seorang pria berbadan kekar yang sekujur tubuhnya terkena serbuk putih yang tumpah dari truk naas itu.

Kepada Lakeynews.com, laki-laki yang enggan disebutkan jati dirinya mengakui, nyawa mereka yang berteduh di “sarangge” di bawah pohon nyaris melayang akibat kecelakaan ini.

“Tapi sepeda motor saya rusak akibat tertimpa muatan truk,” tuturnya sambil memperlihatkan sepeda motor warna hitam yang baru saja dikeluarkan dari balik tumpahan barang muatan truk fuso ini.

Informasi lain yang diperoleh media ini di lapangan, truk fuso yang memuat barang obat-obatan pertanian dan perkebunan ini mengalami kecelakaan karena muatan lebih. “Tidak mungkin seperti ini kejadiannya kalau muatannya sesuai,” papar sumber yang enggan disebut jati dirinya.

Sopir truk fuso, Budi kepada Lakeynews.com mengakui, peristiwa ini terjadi akibat rem blong. “Karena sudah blong rem sejak di atas tikungan, sebenarnya saya mau arahkan samping pos penjagaan Dinas Perhubungan ini, tapi rupanya truk langsung oleng dan terguling,” ujar.

Budi bersyukur tidak ada korban dalam kecelakaan ini. “Syukur kami pun selamat,” katanya.

Sementara sumber lain menyebutkan, muatan barang berupa obat-obatan pertanian ini diangkut dari Surabaya menuju Bima dengan muatan sekitar 20 ton barang. “Rencananya tujuan Bima,” ujar salah seorang penumpang truk.

Kecelakaan ini mendapat perhatian pengguna jalan maupun masyarakat setempat. Beberapa warga ikut mengamankan barang yang berserakan di jalan sambil mengatur jalur jalan dari Tekasire menuju jalan Ompu Beko.

Tak lama kemudian, beberapa personel Polsek Woja tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kita ditelepon warga, sehingga cepat tiba di TKP,” ujar seorang anggota Polsek Woja kepada Lakeynews.com. (nas)