Jembatan Tarlawi, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima yang ambruk akibat bencana alam beberapa waktu. (ist/lakeynews.com)

BIMA, Lakeynews.com – Rehabilitasi jembatan Tarlawi, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima yang ambruk akibat bencana alam beberapa waktu akan menjadi prioritas pada tahun 2018.

“Pemerintah daerah akan mengupayakan agar pendanaan bagi rehabilitasi jembatan yang mengalami kerusakan berat tersebut menjadi prioritas dalam penganggaran di tahun 2018,” kata Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Kepastian tersebut dilontarkan Bupati yang akrab disapa Umi Dinda itu setelah melihat langsung kondisi jembatan yang mengalami kerusakan berat (terputus), Kamis (16/11/2017). Ini juga diperkuat Kabag Humas dan Protokol Setda Bima Armin Farid, S.Sos, dalam rilisnya kepada sejumlah media.

Ketika turun ke sana, Bupati didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima H. Taufik Rusdy, M.AP. Ikut juga Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Suwandi, ST, Camat Wawo Drs. Ridwan, dan beberapa pejabat teknis lingkup Dinas PUPR.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, ketika meninjau jembatan Tarlawi, Kecamatan Wawo yang rusak berat. (ist/lakeynews.com)

Diketahui, jembatan yang hancur itu sepanjang delapan meter. Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Desa Kombo dan Tarlawi.

Meski pada tahun anggaran 2018 akan menjadi prioritas rehabilitasi jembatan, Bupati memerintahkan pejabat dan instansi terkait untuk segera membuat jembatan darurat. “Perlu segera ditangani dengan membuat jembatan darurat agar lalulintas transportasi dan kegiatan ekonomi di kedua desa ini dapat kembali normal,” imbuh Umi Dinda. (zar)