
Oleh: Firmansyah, S.Psi., M.MKes *)
–
DOMPU MASHUR dan Budaya Kerja Organisasi adalah dua hal yang berbeda namun punya makna penting dan strategis bagi kemajuan dan perubahan ke arah yang lebih baik bagi organisasi maupun daerah. Dapat dikatakan Dompu MASHUR dan Budaya Kerja menjadi pondasi utama dalam meraih kemajuan dan perubahan yang diharapkan.
Dompu MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) adalah sebuah harapan atau mimpi dari seluruh masyarakat daerah dengan Motto Nggahi Rawi Pahu yang mana mimpi atau harapan itu diharapkan dapat diwujudkan dalam rentang waktu lima tahun kedepan. Atau, di tahun 2021-2026 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dimasa kepemimpinan AKJ-Syah.
Mewujudkan Dompu MASHUR tersebut diharapkan dapat diraih dengan menjalankan program JARAPASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) yang mana dalam pencapaiannya dibutuhkan adanya sinergisitas, kebersamaan dan kerja sama dari seluruh stakeholder di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.
Adanya kerja sama yang baik dari semua stakeholder sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing, berbagai program dan kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan di RPJMD 2021-2026 akan mudah dicapai. Dengan demikian, sinergisitas, kerja sama dan kebersamaan dari semua pihak perlu dibangun dengan baik.
Budaya kerja dapat diartikan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang dikembangkan guna menyelaraskan sikap, perilaku, dan aktivitas yang berlangsung dalam organisasi agar terjadi suasana yang mengakar (positif) dalam lingkungan kerja tersebut. Budaya kerja yang tinggi dan kuat merupakan cerminan yang kuat dan tinggi dari semua elemen organisasi terkait yang diarahkan untuk meraih atau mewujudkan tujuan organisasi.
Budaya kerja menjadi energi yang kuat bagi organisasi dalam mewujudkan harapan atau mimpinya. Budaya kerja memiliki pengaruh yang besar terhadap kinerja organisasi. Suasana kerja, misi organisasi, gaya kepemimpinan, nilai-nilai, etika, harapan dan tujuan organisasi menjadi bagian dari budaya kerja tersebut.
Keuntungan bagi organisasi dengan memiliki budaya kerja yang baik dan produktif adalah (antara lain) mendorong kolaborasi yang sehat antara organisasi dengan para pegawai yang ada untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan organisasi.
Berikutnya, budaya kerja yang baik akan meningkatkan produktivitas atau kinerja dari para pegawainya. Budaya kerja yang baik, juga memberi jaminan adanya tim kerja yang berjalan serasi dan kompak dalam organisasi.
Dompu MASHUR yang menjadi mimpi atau harapan semua masyarakat Dompu dan juga menjadi amanat RPJMD 2021-2026 akan mudah diwujudkan bila didukung adanya budaya kerja yang baik dan produktif dari seluruh stakeholder di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.
Implementasi dari budaya kerja tersebut, bentuk komitmen bersama dari seluruh stakeholder yang ada untuk membantu kelancaran, tercapai atau terwujudnya tujuan atau mimpi organisasi.
Mari ciptakan budaya kerja yang baik dan positif dari sekarang guna mewujudkan Dompu MASHUR. (*)
*) Penulis adalah Ahli Muda Pranata Humas dan Koordinator Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Dompu.
