
DOMPU – Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertekad dan giat-giatnya berjuang untuk segera memiliki Unit Donor Darah. Bahkan, targetnya terwujud dalam waktu dekat. PMI ingin hidup dan berkembang dari hasil industrialisasi donor darah sendiri.
“Alhamdulillah progresnya bagus. Kami rencanakan, awal 2027 nanti Unit Donor Darah PMI Cabang Dompu akan di-launching (diluncurkan),” kata Ketua PMI Cabang Dompu Kurnia Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan Kurnia dalam amanatnya saat memimpin Upacara Pembukaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke-10 PMI Dompu –khusus untuk Palang Merah Remaja (PMR)– di Lapangan Karijawa, Kamis (1/10/2026) sore. Jumbara dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober ini.
Berita sebelumnya: Bina PMR, PMI Dompu Gelar Jumbara
Selama ini, papar Kurnia Ramadhan, PMI Dompu bekerja untuk masyarakat. Melakukan kegiatan donor darah dengan biaya sendiri. PMI hanya bermodalkan kepercayaan agar mau terlibat dan membantu.
“Kami meminta sumbangan kiri-kanan. Ya, dalam rangka kegiatan kemanusiaan, dengan terus menumbuhkan kepercayaan masyarakat agar mau ikut terlibat dengan jiwa kemanusiaannya,” ungkapnya.

Harapkan MoU dengan RSUD Dompu
Kurnia Ramadhan berharap, kedepan ada MoU (kesepahaman bersama) PMI dengan RSUD Dompu. “Ini untuk sementara. Kita sudah diskusi panjang lebar soal ini,” sambungnya.
Mengapa MoU itu penting?
“Kami belum lengkap alat-alat, fasilitas, dan sebagainya. Maka, model pengelolaan darah nanti, yang bertanggung jawab adalah PMI. Tetapi proses pengelolaan selanjutnya, sebagiannya kita serahkan kepada RSUD Dompu,” jelas Kurnia.
Wakil Ketua DPRD Dompu ini mengakui, PMI selaku organisasi yang selalu melakukan donor darah secara sukarela, memiliki relawan yang mobile. Sedangkan rumah sakit sebagai tempat transit, diharapkan juga membantu PMI. “Sehingga, dengan demikian, PMI bisa hidup dan berkembang dari melakukan kegiatan industrialisasi donor darah itu sendiri,” ujarnya berharap.
Hadir pada acara pembukaan Jumbara, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu H. Khairul Insyan yang mewakili Bupati Bambang Firdaus, Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P, Sekretaris Disbudpar Zainal Afrodi, Pimpinan BAZNAS Suherman Ahmad, Pejabat Fungsional Bagian Prokopim Setda Firmansyah, dan lainnya.
Setelah foto dan yel-yel bersama peserta Jumbara dan pengurus PMI Cabang Dompu di depan panggung utama, Plt Sekda, ketua PMI, dan lainnya, meninjau tenda-tenda peserta.
Menurut Kurnia, Jumbara kali ini diikuti siswa-siswi perwakilan dari 15 sekolah. Sembilan di antaranya SMP/sederajat (PMR Madya), dan enam lainnya SMA/sederajat (PMR Wira). (tim)
