Manager Komunikasi PT. STM Agus Hermawan. (ist/lakeynews.com)

Manager Komunikasi: Kita Masih Kumpulkan Fakta-fakta

.

DOMPU, Lakeynews.com – PT. Sumbawa Timur Mining (PT. STM) angkat bicara. Pihak perusahaan itu memberikan klarifikasi terkait informasi PT. Abdi Karya Usaha Raya (AKUR) Vale Hu’u merekrut ribuan tenaga kerja (Naker) untuk bekerja di proyek tambang Hu’u, Kabupaten Dompu.

“Di PT. STM tidak ada kontraktor (rekanan) atas nama PT. AKUR ini,” kata Manager Komunikasi PT. STM Agus Hermawan pada Lakeynews.com, Rabu (24/3) siang ini.

Baca juga:

Agus memastikan dan menegaskan, rekrutmen Naker tersebut tidak ada kaitannya dan bukan untuk PT. STM. “Jadi, kalau mereka (PT. AKUR, red) mengklaim hasil rekrutmen tersebut untuk bekerja di STM, hal itu sudah jelas tidak benar,” tegasnya.

Lain ceritanya, bila rekrutmen tersebut untuk kepentingan pihak PT. AKUR itu sendiri. “Kalau untuk keperluan internal mereka sendiri, kami tidak mengetahuinya,” tandas Agus.

Logo PT. Sumbawa Timur Mining (PT. STM). ist/lakeynews.com

“Sebetulnya kami sedang mempersiapkan pengumuman terkait banyaknya informasi yang tidak benar akhir-akhir ini yang mengatasnamakan STM. “Tapi masih menunggu approval manajemen,” ungkapnya.

Bagaimana jika benar PT. AKUR mengklaim hasil rekrutan untuk bekerja di tambang Vale Hu’u (PT. STM)? Apa rencana langkah atau tindakan selanjutnya agar citra PT. STM tidak tercoreng?

“Saat ini, kami masih mengumpulkan fakta-fakta yang ada. Tim Legal STM juga sudah membahas masalah ini bersama Tim Comrel dan Communications STM,” jawab Agus.

Jadi ada kemungkinan PT. STM akan menempuh jalur hukum?

Menanggapi pertanyaan itu, Agus menjelaskan, untuk memutuskan langkah selanjutnya PT. STM harus mengumpulkan infomasi yang lengkap. “Saat ini siapa dibalik PT. AKUR ini saja kami belum mengetahui dengan pasti,” ujarnya. (tim)