
Nasrin: Jerman dan Inggris, Pasar Baru Ekspor Kelor NTB
–
TRI Utami Jaya, produsen jamu dan minuman kesehatan NTB, terus merangsek. Perusahaan yang belakangan meroket namanya dengan produksi-produksi hebat berbahan baku kelor itu, memasang target spektakuler.
“Insya Allah, tahun 2021 ini kita targetkan budidaya kelor 1.000 hektare (Ha),” kata Owner Tri Utami Jaya, Nasrin H. Muhtar, S.Adm, pada Lakeynews.com, Kamis (4/2).
Rencananya, setiap hektare akan ditanam 20 ribu pohon kelor. “Jika 20 ribu pohon dikali 1.000 hektare, maka pada tahun 2021 ini akan tertanam 20 juta pohon,” jelas pria yang akrab disapa Doktor Jamu dan Paduka itu.
Nasrin optimis target itu akan mampu dicapai, bahkan terlampaui. Langkah dan upaya untuk memenuhi target tersebut telah dan akan terus dilakukannya.
Beberapa waktu lalu, Tri Utami Jaya membangun kemitraan dan melakukan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) dengan berbagai pihak. Baik elemen-elemen di Kecamatan Kilo, Dompu sebagai pusat budidaya kelor perusahaan ini maupun dengan pihak dan daerah-daerah lain di NTB.
Berikut daftar pihak-pihak yang menjadi mitra CV. Tri Utami Jaya dalam usaha budidaya kelor ini;
1. Ikraman, Desa Kramat “Soo Nanga Made Jara” – Kilo, 100 Ha.
2. Usman, Desa Kramat “Soo Enca” – Kilo, 100 Ha.
3. Srijon, Desa Kiwu – Kilo, 100 Ha.
4. H. Ahmad, Desa Kiwu – Kilo, 50 Ha.
5. Yayasan RAN (RAN Foundation) Dompu, 100 Ha
6. Sofian, Lunyuk – Sumbawa, 100 Ha.
7. Yulianti, Sumbawa Sesar, 15 Ha.
8. H. Amor, Taliwang – Sumbawa Barat, 100 Ha.
9. Junaidin, NTB, 100 Ha.
10. Lalu Ari (Mitra Tani 99), 100 Ha.
11. Sulaiman, Tambora – Bima, 100 Ha
Selain itu, ada juga di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara dan Kota Mataram. “Para mitra kita di daerah-daerah itu, secara individu menyiapkan lahan dan siap menanam kelor antara 1-5 hektare,” jelas Nasrin.
Pada sisi lain, pria kelahiran Kilo – Dompu ini mengungkapkan pasar baru dan terbuka untuk ekspor kelor NTB. “Jerman dan Inggris adalah pasar baru kelor kita,” jelasnya.
Informasi tersebut disampaikan Nasrin usai menerima tamunya dari dua negara itu. Para tamu sempat menikmati teh kelor produksi Tri Utami Jaya. Dan, melihat langsung pohon-pohon kelor yang dibudidayakan di samping pabrik kelor.
Pabrik dimaksud, pabrik kelor terbesar dan berstandar internasional di NTB. Beberapa waktu lalu, diresmikan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah. (tim)
