11 warga Lotim yang dijemput Tim Gabungan di Pelabuhan Lembar harus melewati beberapa proses sebelum menuju daerahnya. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Tim gabungan melakukan penjemputan 11 warga Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Warga yang 10 diantaranya laki-laki dan satu perempuan itu dijemput pada Minggu (19/4) pagi. Mereka datang dari Bali menggunakan (menumpang) KMP Marina Segunda.

Sedangkan sejumlah personel yang masuk dalam Tim Gabungan itu, terdiri dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lotim (anggota Kodim 1615/Lotim, anggota Polres Lotim dan Dishub Lotim) bersama KP3 Lembar.

Kapolsek KP3 Lembar IPTU I Made Dharma Yulia P., STK, SIK, aktif melakukan pemantauan terhadap aktivitas penjemputan warga Lotim tersebut.

“Petugas dari TNI-Polri yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 meminta kartu identitas setiap penumpang asal Lotim yang baru turun dari kapal,” jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK, M.Si.

Setelah diminta kartu identitasnya, para penumpang asal Lotim itu diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan.

“Mereka juga diimbau agar selalu mengenakan masker,” kata Artanto dalam siaran persnya diterima Lakeynews.com.

Bukan itu saja. Penumpang itu juga diarahkan ke tempat pendataan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas KKP Lembar.

“Para penumpang dicek suhu tubuh (thermoscaner)-nya oleh Tim KKP Lembar sambil mengisi blangko Siap Melakukan Isolasi diri selama 14 hari,” urainya.

Disamping itu, 11 warga tersebut diarahkan untuk mengisi HAC (health alert card), kartu kewaspadaan dari KKP.

Hasil thermoscaner tidak ada yang memiliki gejala Covid-19 dan dinyatakan sebagai Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG).

Karena itu, para penumpang diarahkan termasuk oleh BNPB ke Posko Covid-19 Lotim maupun ke Posko Gugus Tugas masing-masing kecamatan/perangkat desa yang ada.

“Di Posko Lotim, mereka diperiksa oleh Dikes Kabupaten Lotim,” tambah Artanto. (tim)