Aksi warga Desa O’o, Kecamatan Dompu yang menolak Proyek Penggantian Pipa Air PUPR Kabupaten Dompu di Dompu Timur, beberapa waktu lalu. (dok/lakeynews.com)

Hasil Pertemuan di Kantor Camat; Rencana Pemasangan Desember Ini

DOMPU, Lakeynews.comMasih ingat dengan peristiwa dan aksi penolakan Proyek Penggantian Pipa Air PUPR Kabupaten Dompu di Dompu Timur oleh masyarakat Desa O’o, Kecamatan Dompu, beberapa waktu lalu?

Pengerjaan proyek yang sempat terhenti hingga penarikan kembali sejumlah peralatan dan bahan material itu dipastikan akan dilanjutkan lagi. Informasinya, pengerjaan penggantian pipa itu direncanakan pada Desember 2019 ini.

Kepastian tersebut diperoleh setelah berlangsung pertemuan di Kantor Camat Dompu, 28 November lalu. Sebagaimana diakui dan dijelaskan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) O’o, Jonifrianto pada Lakeynews.com, Rabu (4/12).

Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/24/ratusan-warga-oo-dompu-tolak-penggantian-pipa-air/

Pertemuan yang luput dari pengamatan wartawan itu difasilitasi (diselenggarakan) Camat Dompu itu menghadirkan sejumlah pihak terkait.

Antara lain, camat mengundang kepala desa, BPD dan lembaga-lembaga desa, serta unsur masyarakat Desa O’o yang terwakili. Juga dihadiri dan diisi materi oleh Kadis PUPR Dompu, pihak Kejari Dompu, perwakilan pihak Setda, Polsek dan Camat Dompu.

Menurut Jon (sapaan Jonifrianto), pertemuan itu membahas masalah pemasangan pipa yang sebelumnya sempat ditolak oleh masyarakat O’o.

Dalam pertemuan itu, pihak pemerintah daerah menegaskan, proyek tersebut akan tetap dilaksanakan. Sekalipun terdapat penolakan dari masyarakat.

“Apapun yang terjadi, proyek tersebut akan tetap dilaksanakan,” kata Jon mengutip penyampaian perwakilan Kejari dan Polsek Dompu. Penjelasan yang sama juga (sebagiannya) pernah disampaikan Jon melalui akun FB-nya pada 29 November lalu.

Jon mengaku, pihaknya hadir sebagai lembaga BPD sudah menyampaikan aspirasi masyarakat yang menolak program tersebut. “Tapi apalah daya. Kami memiliki kewenangan yang terbatas dalam menghentikan program daerah,” ujarnya.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, kami (BPD) akan mengadakan musyawarah terbatas dengan mengundang unsur masyarakat untuk mencari solusi terbaik terhadap masalah yang kita hadapi,” sambung pria lajang ini.

Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/31/ditolak-keras-warga-proyek-ganti-pipa-dompu-timur-ditunda-alat-berat-ditarik/

Lebih jauh Jon menyampaikan penjelasan teknis dari Kadis PUPR Abdul Muis. Katanya, pemasangan penggantian dari tiga pipa ukuran 8 inci ke satu pipa volume 20 inci itu tidak akan merugikan masyakarat.

“Pemasangan pipa itu dilakukan di bak induk Desa O’o. Bukan dari bak resourver di Desa Karamabura yang terhubung langsung dengan saluran irigasi,” tegasnya.

Karena pemasangan dilakukan di bak yang tidak terhubung langsung dengan saluran irigasi, lanjutnya, proyek ini tidak akan mengganggu saluran irigasi persawahan masyarakat.

Kapan waktu pemasangan penggantian pipa tersebut, menurut Jon, belum diketahui secara pasti. Namun, dalam pertemuan itu, terungkap rencananya akhir tahun ini. “Recananya, pemasangannya sekitar Desember tahun ini,” tandas Jon. (zar)