
Meriahkan HUT SMPN 1 Dompu 2023 dan HUT ke 78 RI
–
DOMPU – Moral sebagian remaja (usia sekolah) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kemerosotan.
Beragam perbuatan atau tindak kejahatan kerap melibatkan mereka sebagai pelakunya. Sesuai fakta yang berhasil diungkap pihak kepolisian, ada yang terlibat kasus Narkoba, pencurian, penjambretan, perkelahian, pelecehan seksual (asusila), membawa berbagai senjata tajam ke sekolah, dan sebagainya.
Yang sempat dan paling meresahkan masyarakat adalah kasus pemanahan. Parahnya, sebagian korban tidak punya masalah dengan pelaku. Atau, tidak tahu apa-apa, namun tiba-tiba terkena panah ketika mengendarai sepeda motor, bahkan saat duduk.
Baca juga:
- Siswa SMPN Favorit di Dompu Bawa Golok, Panah dan Alat Pembuat Panah ke Sekolah
- Siswa Ditangkap Polisi karena Bawa Senjata Tajam ke Sekolah Itu, “Bukan Siswa SMPN 1 Dompu”
Meminimalisir dan menghindarkan peserta didik SMPN 1 Dompu dari degradasi moral (akibat perbuatan dan perilaku buruk), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama warga sekolah setempat punya cara sendiri.
Dibawa arahan Kepala Sekolah Abdul Basit dan binaan para guru, OSIS SMPN 1 Dompu yang diketuai Syarifah Aisyah (Ica) melaksanakan dua jenis kegiatan sekaligus.
Salah satu bentuk kegiatan bertitel “Spensa Sky High Competition” itu, Class Meeting (berbagai lomba); selain internal, juga dan eksternal. Kedua, Turnamen “Futsal SMP Negeri 1 Dompu Cup II”.
“Disamping untuk menyibukkan siswa-siswa pada hal kegiatan yang positif, kegiatan ini untuk memeriahkan HUT Sekolah yang jatuh pada 14 Agustus dan HUT RI, 17 Agustus 2023,” kata Abdul Basit pada Lakeynews.com.

Dua Kegiatan Dibuka pada Hari yang Sama
Kedua kegiatan tersebut dipusatkan di dua tempat, dan sama-sama telah dibuka Abdul Basit secara terpisah pada Kamis (10/8/23). Class Meeting berlangsung di lingkungan sekolah, sementara Turnamen Futsal di kompleks STKIP Yapis Dompu.
Terkait Class Meeting, Basit mengungkapkan, kegiatan tersebut untuk mencari dan menggali bakat, serta kemampuan peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, para siswa bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya. Juga, menghindari tindakan atau perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Magister Manajemen Inovasi (M.M.Inov) itu.
Basit mengharapkan, para peserta didiknya mampu menunjukkan kemampuannya pada setiap mata lomba yang diikuti. “Tunjukkan prestasi, dan kita harapkan bertanding dengan sportif,” imbuhnya.
Diketahui, pada kegiatan ini ada beberapa mata lomba yang dipertandingkan. Yakni Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Free Fire (FF), Volly Ball dan Futsal antarkelas.
Ada juga mata lomba yang juga diikuti peserta dari luar SMPN 1 Dompu (antarsekolah). “Lomba Pidato dan Nyanyi Solo,” papar Basit yang didampingi salah seorang guru setempat, Edy Mulyadi.
Setelah membuka kegiatan di sekolah, Basit meluncur ke arena pertandingan Futsal SMP Negeri 1 Dompu Cup II, juga membuka turnamen itu.
Saat itu, Basit menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada perwakilan tim yang hadir mengikuti acara pembukaan.
“Turnamen ini adalah ajang kita bersilaturahmi. Kami berharap kepada semua tim agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas,” kata Basit.
Futsal SMP Negeri 1 Dompu Cup II dijadwalkan empat hari, Kamis-Minggu (10-13/8/23). “Sebanyak 38 tim ambil bagian dalam lomba ini. Semoga berlangsung sesuai harapan kita,” harap Basit.

Antisipasi Dampak Buruk Teknologi, Hindari Siswa Bertindak Merugikan
Sebelumnya, Ketua OSIS SMPN 1 Dompu Syarifah Aisyah mengatakan, kegiatan tersebut (salah satunya) untuk menepis gempuran degradasi moral yang melanda para pelajar di Dompu akhir-akhir ini.
Remaja yang akrab disapa Ica dan Aisyah itu mengatakan, kedepan ingin tidak ada siswa-siswi SMPN 1 Dompu yang terlibat tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Tidak ada siswa dari sekolah ini yang melakukan hal-hal yang menciderai nama baik keluarga, sekolah, lingkungan maupun daerah,” tutur bungsu dari tiga bersaudara, buah hati pasangan H. Kader Jaelani (Bupati Dompu) dan Hj. Lili Suryani ini.
Diakuinya, kemajuan zaman dengan teknologi-teknologi canggih saat ini tidak dapat dihindari. Telebih kehadiran teknologi itu membawa dua dampak sekaligus, positif juga negatif.
Kalau tidak antisipasi dengan kegiatan (hal-hal) yang positif untuk membentengi hal-hal negatif dari kemajuan teknologi, kata Ica, bisa berbahaya bagi masa depan generasi.
“Inilah antara lain yang menyemangati kami melaksanakan kegiatan ini. Disamping dalam rangka meramaikan HUT SMPN 1 Dompu dan HUT RI,” tandasnya.
Pada sisi lain Ica mengungkapkan cita-citanya. Sejak kecil Ica bercita-cita dan ingin menjadi pemimpin. “Tapi belum di SMP. Nanti di perguruan tinggi. Paling cepat nanti di SMA-lah,” tuturnya.
Namun, kenyataannya, keinginannya tersebut mulai terwujud saat masih duduk di bangku SMP. “Teman-temannya memilih Ica sebagai ketua OSIS,” katanya sembari melempar senyum.
“Alhamdulillah. Saya bersyukur. Rekan-rekan di OSIS kompak dan solid. Pihak sekolah juga memberikan dukungan (support) yang luar biasa kepada kami. Kami berterima kasih sekali,” ujar Ica disambut Abdul Basit (kepala sekolah) di sampingnya. (tim)
