KA, oknum guru di Kabupaten Dompu ini membantah dianggap berselingkuh. Dia mengaku lama berteman dengan SIS dan diketahui oleh suaminya. (ist/lakeynews.com)

KA Bantah Punya Hubungan Khusus, Dekat SIS Sejak 2016 dan Diketahui Suaminya

SEBELUM SIS, KA terlebih dulu memberikan klarifikasi pada Lakeynews.com terkait kabar yang menerpa mereka. Tanggapan yang lumayan panjang itu disampaikannya pada Minggu (28/5/23) malam.

KA dan SIS, dua oknum guru yang diduga menjalin hubungan asmara terlarang.

Baca berita sebelumnya:

Apa saja isi klarifikasi dan tanggapan KA terkait masalah tersebut? Berikut ulasannya yang ditulis dalam gaya bertutur “saya;

“Kejadian di dalam mobil yang dimaksud. Saat itu, saya sedang membantu SIS untuk menyelesaikan tugas laporan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Saat itu SIS terdesak untuk menyelesaikan tugas yang harus segera dikirim dan meminta bantuan saya.

Awalnya kami berniat mengerjakan tugas tersebut di Taman Kota Dompu. Namun karena saat itu kondisi sedang gerimis, kami memutuskan untuk menyelesaikannya dalam mobil di jalan raya dekat rumah dinas DPRD Dompu.

Saat kami mengerjakan tugas, datang D Boim (demikian KA menyebut nama Imran alias Boim, suami SIS, red). Tanpa bertanya dan meminta penjelasan, langsung menggedor mobil sambil teriak-teriak.

Kejadian itu berhasil dilerai oleh pengguna jalan dan orang-orang yang ada di lapak. Kemudian karena merasa tidak aman, saya meninggalkan D Boim yang masih cekcok dengan SIS.

Malam itu juga D Boim menghubungi saya via WA menyampaikan bahwa hubungan keluarganya sedang tidak baik dan meminta saya membantunya untuk memperbaiki hubungan rumah tangga mereka.

Saya juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, dan pada saat itu juga D Boim meminta bantuan saya untuk membujuk istrinya agar mau pulang ke rumah.

Kemudian keterangan yang mengatakan bahwa kami didapati berduaan di sekolah juga tidak benar. Sebenarnya, kami tidak cuma berduaan. Saat itu kami sedang melakukan pengambilan (syuting) video anak-anak yang akan mengikuti Lomba Video Sosialisasi bertema Kesehatan yang diselenggarakan oleh Promkes Dompu Kota.

Pengambilan video dilakukan setelah jam pulang untuk menghindari kebisingan suara rekaman. Kami kerja tim, SIS bertugas untuk merias siswa dan saya yang memandu dan mengambil vedionya.

Di lokasi juga ada penjaga sekolah beserta istrinya. Aktivitas syutingnyapun dilakukan di halaman sekolah, bukan dalam ruangan dan sudah atas izin serta pendampingan oleh kepala sekolah.

Cuman, pada saat D Boim datang, kepala sekolah baru saja pergi ke Lapangan Pendopo Bupati karena mendapat telepon dari panitia kegiatan.

D Boim datang ke sekolah beserta dua orang yang tidak saya kenali. D Boim langsung ngamuk-ngamuk, berbicara dengan nada ancaman sambil menunjuk-nunjuk saya.

Untuk menghindari keributan dan trauma pada anak-anak (siswa), saya langsung mengajak anak-anak pindah tempat ke Pendopo Bupati untuk melanjutkan syuting video tanpa didampingi SIS.

Mengenai foto yang di-upload, murni foto spontanitas dan seru-seruan. Pose/foto tersebut tidak bermaksud dan serta merta menandakan bahwa kami memiliki hubungan khusus. Ekspresi foto serupa juga sering saya lakukan dan alami karena adanya aktivitas saya di beberapa kegiatan serta kedekatan saya dengan banyak teman. Jadi foto semacam itu sering saya dapati dengan banyak orang dan kadang tidak terencana.

Kebersamaan saya dengan SIS bukan baru kemarin. Saya dan SIS adalah teman satu angkatan PNS (KII 256) yang kami perjuangkan lima tahun. Dalam aktivitas perjuangan tersebut, saya dan banyak teman sering bertemu dan jalan untuk memperjuangkan nasib kami.

Sejak tahun 2016, saya dan teman-teman sudah sering antar-jemput. Jalan bersama SIS dan itu diketahui oleh suaminya.

Tahun 2019 saya pindah tugas ke sekolah yang sama dengan SIS, dan di tahun 2021 kami juga sama-sama berada pada Program Guru Penggerak. Hal ini tentu dapat menjadi jawaban kenapa kami dijumpai sering bersama.

Namun demikian, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada D Boim beserta keluarga bila kedekatan saya dengan SIS sudah menimbulkan hal-hal yang tidak baik. Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk introspeksi diri.”

Sedangkan terkait pernyataan SM, istrinya, oknum KA mengatakan akan segera menyampaikan tanggapannya.

Bagaimana tanggapan dan sikap para pihak terkait sehubungan dengan masalah ini? Nantikan kupasan selanjutnya. (tim/bersambung)