
2022, Fokuskan PASAKA DESA dan Ratusan UMKM/IKM Baru
–
TAHUN 2022, Pemkab Dompu merencanakan lebih fokus pada pencapaian program prioritas JARAPASAKA/PASAKA DESA dengan mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dan IKM.
Menurut Bupati “Aby” Kader Jaelani (AKJ), pihaknya akan menumbuhkan 375 UMKM/IKM baru, pembentukan sedikitnya delapan koperasi milenial pada komoditi unggulan, dan pengembangan Bumdes dengan memberikan stimulus kepada delapan Bumdes terpilih. Selain itu, penyelenggaraan Diklat Berbasis Kompetensi, serta fasilitasi pengembangan komoditi unggulan daerah JARAPASAKA.
Bentuk konkret lain mengimplementasikan Program JARAPASAKA, AKJ bersama Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ-Syah) telah memulai program fish estate sebagai upaya mengelola sektor perikanan berbasis ekologi. Diharapkan, akan menumbuhkan investasi pada sektor perikanan.
Bukan itu saja, juga direncanakan penanganan air bersih perkotaan, penyediaan penerangan lampu jalan dan perbaikan pelayanan publik.
Sehubungan dengan kondisi keuangan daerah yang relatif terbatas, pihaknya sedang mempersiapkan solusi terbaik. “Masalah ini akan menjadi atensi untuk diselesaikan selama periode kepemimpinan kami,” janji AKJ.
Baca juga:
- Setahun AKJ-Syah Memimpin Dompu; Apa Saja Capaiannya? (1)
- Setahun AKJ-Syah Memimpin Dompu; Apa Saja Capaiannya? (2)
- Setahun AKJ-Syah Memimpin Dompu; Apa Saja Capaiannya? (3)
Sedangkan sektor peternakan, dalam beberapa tahun terakhir telah banyak berdiri usaha peternakan burung walet. Pemda Dompu mendukung budidaya burung walet dengan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2021 tentang Izin Usaha Pengelolaan dan Perusahaan Sarang Burung Walet.
“Regulasi ini diharapkan akan memberikan jaminan berusaha kepada para pengusaha walet di Kabupaten Dompu,” tutur AKJ.
Bupati AKJ mengakui, penggunaan NAPZA di kalangan generasi muda sudah marak dan sangat memprihatinkan. Mencegah penyalahgunaan NAPZA, Pemda telah menerbitkan Perda Nomor 08 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
“Diharapkan (kedepan) akan mampu menekan tindakan penyalahgunaan narkotika dan melindungi generasi muda di daerah ini,” harapnya.
Pertanian dan Ketenagakerjaan
Terkait harga komoditi tanaman jagung misalnya. Walau tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga komoditas pertanian yang merupakan kebijakan nasional, Pemkab Dompu telah berupaya menstabilkan harga. Membangun komunikasi dengan pemilik gudang (perusahaan) jagung agar mau mengambil hasil pertanian dengan harga yang tinggi. Seperti yang dilakukan pada 2021 lalu.
Wujud dari upaya tersebut, pada musim panen 2021 harga jagung Dompu naik. “Dari biasanya (tahun sebelumnya) maksimal Rp. 3.300 per kilogram (Kg), naik dan bahkan menembus hingga Rp. 4.750 per Kg,” ungkap AKJ.
Kemudian pengembangan tanaman porang. Antara lain yang telah dilakukan, membangun kemitraan dengan pihak Centre For Sustainable Farm System (Cesfarm) Universitas Mataram (Unram) untuk pendampingan teknis budidaya maupun kemitraan pemasaran.
Sehubungan dengan kualitas ketenagakerjaan dan hubungannya dengan Balai Latihan Kerja (BLK), AKJ-Syah telah dan akan terus berupaya membangun komunikasi dengan pihak Kementerian Tenaga Kerja dan Pemprov NTB. Konkretnya, mengajukan proposal pembangunan BLK dan telah menyiapkan lahan untuk pembangunanya.
Sedangkan terkait pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar seperti pengadaan ambulance tiap desa, menjadi atensi pemerintahan AKJ-Syah dengan menggunakan mekanisme pendanaan melalui dana desa atau dana lainnya.
Peningkatan kualitas pendidikan juga mendapat perhatian Pemerintah AKJ-Syah. Salah satunya, upaya pembangunan universitas di Kabupaten Dompu. “Hal ini mimpi yang harus diwujudkan,” tegasnya.
Walau universitas bukan kewenangan Pemda, AKJ-Syah tetap berupaya merealisasikannya. Pihaknya akan memajukan beberapa perguruan tinggi yang sudah ada. Dikembangkan menjadi institut, kemudian menjadi universitas. “Namun, tetap juga dibuka peluang bagi perguruan tinggi lain untuk mendirikan kampus di daerah ini,” tandasnya.
Berkenaan dengan penanganan Covid19 yang masih mewabah, Pemkab Dompu bersama Forkopimda terus bekerja keras sesuai arahan kebijakan pemerintah pusat. Hal-hal yang dilakukan, antara lain, pencegahan penularan Covid19 dengan menegakan protokol kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menyediakan tempat isolasi terpusat dan melaksanakan percepatan vaksinasi.
Sampai pertengahan Februari ini, vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 85,10 persen dan dosis 2 mencapai 49,29 persen. “Akan diupayakan untuk terus bertambah capaiannya,” tandasnya.
Bupati AKJ mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam tugas kemanusiaan ini. Juga masyarakat Dompu yang tertib dan disiplin mengikuti protokol kesehatan dan vaksinasi, para relawan dan pihak terkait yang telah berpartisipasi. “Semoga Allah SWT membalas pengabdian saudara-saudara,” ujarnya.
Meski sudah dilakukan vaksinasi lengkap, warga tetap diingatkan dan diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Pandemi belum berakhir dan beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan kasus yang cenderung tinggi. “Perlu disadari bersama untuk menjaga diri, keluarga dan masyarakat luas dari penularan Covid19,” imbuhnya.
Ucapkan Terima Kasih, Ajak Semua Pihak Berperan Wujudkan Dompu MASHUR
AKJ mengakui, berbagai pencapaian di atas tidak terlepas dari ridha dan izin Allah SWT, serta doa restu, dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah, para pemangku kepentingan dan seluruh elemen di Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Secara khusus ucapan terima kasih disampaikan kepada Wakil Bupati yang telah loyal, setia dan santun melaksanakan tugas yang diberikan. Berikut Sekretaris Daerah yang telah bekerja keras, berupaya membina dan mengarahkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih berkinerja.
Ucapan terima kasih juga disampaikan AKJ kepada Pimpinan dan Anggota DPRD, aparatur Pemkab, Forkopimda, pimpinan OPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, serta seluruh masyarakat Dompu.
Lebih khusus lagi ucapan terima kasihnya kepada Ketua TP PKK Lilis Suryani, dan Ketua Dekranasda Dompu Hj. Siti Faridah yang telah setia mendampingi Bupati dan Wakil Bupati selama ini.
Tidak lupa, ucapan terima kasih disampaikan juga kepada insan pers dan berbagai pihak yang telah menyampaikan saran konstruktif serta kritikan keras dan pedas. “Saya memandang semua itu sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Dompu,” ucapnya.
Bupati AKJ menegaskan komitmennya untuk bekerja semaksimal mungkin dalam membangun daerah ini. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan, ketulusan, kesabaran, ketegasan dan fokus dalam kondisi apapun.
AKJ-Syah menyadari, setahun kepemimpinannya belum bisa memenuhi semua harapan masyarakat. Untuk itu, mereka memohon maaf. Namun AKJ-Syah berkeyakinan dan meyakinkan akan terus berusaha maksimal mewujudkan harapan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran dan kualitas pelayanan publik.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif, solid bergerak dalam membangun Dompu menuju daerah yang MASHUR. Tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing dan menjaga kondusifitas daerah kita tercinta ini,” harapnya. (tim/adv/*)
