Jalan dan talud di pinggir pantai Desa Mbuju, serta jalan di Desa Kramat, Kecamatan Kilo, dihantam banjir dan abrasi. (ist/lakeynews.com)

Pantai Abrasi, Jembatan Enca Enam Tahun Putus tak Kunjung Diperbaiki

DOMPU, Lakeynews.com – Intensitas dan curah hujan tinggi di Kabupaten Dompu, NTB, beberapa hari terakhir, berdampak terjadinya banjir di sejumlah wilayah.

Salah satu wilayah dimaksud, Kecamatan Kilo. Akibat banjir yang terjadi Senin (6/12) lalu, ratusan rumah warga di beberapa desa terendam. Sejumlah fasilitas umum seperti jalan juga rusak.

ist/lakeynews.com

Hal tersebut, selain akibat banjir, juga mengalami abrasi (pengikisan air laut, dihantam ombak).

“Beberapa ruas jalan terputus dan talud di pinggir pantai mengalami abrasi (dihantam ombak),” kata Plt. Camat Kilo Rudi Purtomo pada Lakeynews.com, Rabu (8/12).

Pria yang akrab disapa Mas Poer itu menyebutkan, beberapa ruas jalan yang rusak dan putus tersebut. Antara lain, di Dusun Matompo, Desa Mbuju; dekat KUD, Desa Malaju; Dusun Rasta Lo, Desa Kramat;

Ada juga beberapa titik ruas jalan yang dipenuhi lumpur dan material gunung yang dibawa banjir.

ist/lakeynews.com

Itu belum termasuk jembatan di Dusun Enca, Desa Kramat yang terputus 2015. Kondisi jembatan yang terputus sejak enam tahun lalu dan sampai akhir 2021 ini belum perbaiki Pemprov NTB itu, menambah buruk lalulintas kendaraan di Kilo.

Siang Ini, Gubernur NTB Dijadwalkan ke Kilo

Untuk melihat langsung kondisi tersebut, siang ini Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah diagendakan turun ke Desa Malaju dan Desa Lasi. “Gubernur akan meninjau lokasi banjir dan memberikan bantuan,” Kadis Kominfo Kabupaten Dompu Abdul Syahid, SH.

ist/lakeynews.com

Pemberian bantuan tersebut, lanjutnya disamping ke Desa Malaju dan Lasi, juga Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo dan Desa Marada, Kecamata Hu’u,” sambung Dae Seho, sapaan Abdul Syahid.

Rencana kunjungan Gubernur tersebut disambung senang dan bahagia oleh Plt. Camat Kilo Rudi Purtomo. Dia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur.

“Informasi yang kami terima, Pag Gubernur rela menggeser agendanya yang lain demi datang dan melihat langsung kondisi pascabanjir Kilo,” papar Mas Poer. (tim)