
DOMPU, Lakeynews.com – Tidak dilaksanakannya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tahun 2021 oleh beberapa kabupaten dan kota di Provinsi NTB, termasuk Kabupaten Dompu, dipertanyakan sejumlah elemen.
“Saya tidak tahu apa masalahnya. Kok agenda tahunan secara nasional tidak dilaksanakan oleh beberapa daerah di NTB,” kata salah seorang pengelola Taman Baca Alquran di Dompu.
Ada juga yang memberikan informasi, bahwa tidak digelarnya MTQ pada tahun ini karena terkendala anggaran. Hal tersebut lantaran anggaran banyak yang digelontorkan untuk penanganan Covid-19.
Jika benar itu alasannya, mereka pertanyakan, mengapa untuk beberapa kegiatan (even) yang dinilai sebagai penyaluran hobi segelintir orang, ada dananya dan bisa dilaksanakan?
Bukankah kegiatan-kegiatan itu juga mengeruk dana daerah (negara) yang jumlahnya tidak sedikit?
“Kalau dihitung-hitung, mungkin dana yang dibutuhkan untuk MTQ itu hanya setengah dari dana yang dipakai untuk kegiatan “hobi” itu,” tegas salah seorang pejabat Dompu yang selama ini konsen terhadap urusan keagamaan.
“Untuk kegiatan keagamaan semacam MTQ tidak ada anggaran. Tapi, untuk beberapa even “hobi” kok ada dananya! MIRIS,” demikian status umum wartawan media ini di Medsos Facebook maupun Grup WA Lakeynews.com.
Menyambar status itu, anggota grup Dedi mengatakan, “Januari-Februari 2022 besar kemungkinan akan ada MTQ Tingkat Kabupaten Dompu.”
Senada dengan Dedi, anggota lainnya, Suherman mengatakan, sepengetahuannya, tahun ini ada anggaran untuk MTQ tapi agendanya tidak dilaksnakan karena Covid.
“Anggaran itu kemudian, informasinya, di dalam APBD-P menjadi “rebutan”,” sambung mantan Komisioner KPU Dompu yang dikenal dengan panggilan Herman Pelangi itu.
Beberapa anggota grup lainnya tak ketinggalan. Mereka juga menyampaikan tanggapan yang beragam.
Menanggapi masalah tersebut, Sekda Dompu Gatot Gunawan P. Putra, SKM, M.M.Kes, menjelaskan, untuk MTQ tahun 2021, pihaknya sudah mengadakan rapat persiapan.
Rapat yang dilakukan belum lama ini, mengundang beberapa pihak terkait. Diantaranya, Kemenag, MUI, Forkopimda dan lainnya. “Sebab, untuk kegiatan MTQ ini sudah dianggarkan di APBD 2021,” jelas Gatot, Sabtu (6/11) malam ini.
Tetapi, lanjutnya, informasi dari pihak Kemenag, bahwa tahun ini se-NTB tidak ada kegiatan MTQ karena beberapa pertimbangan. “Termasuk alasan karena pandemi,” paparnya.
Ditambahkan Gatot, terkait hal ini, biasanya pihak provinsi bersurat ke tiap kabupaten dan kota.
Namun, untuk lebih jelasnya Sekda Gatot menyarankan agar dikonfirmasikan ke kepala Kantor Kemenag Dompu.
Bagaimana hasil rapat persiapan MTQ 2021, beberapa waktu?
“Disepakati, MTQ (2021) diadakan awal bulan Februari 2022,” papar Sekda.
Pernyataan Sekda tersebut dipertegas Kabag Prokopim Setda Dompu Ardiansyah, SE.
“Insya Allah, rencananya, awal tahun (2022) kegiatan MTQ untuk tingkat Kabupaten Dompu. Dan, diikuti (disusul) lagi dengan MTQ tingkat Provinsi NTB,” jelas pria yang akrab disapa Simpe Dian. (won)
