Suasana pertemuan dan silaturahmi Bupati Dompu Kader Jaelani didampingi Ketua DPRD Andi Bachtiar dan Kabag Prokopim Setda Ardiansyah, dengan HPMD Mataram. (ist/lakeynews.com)

Soal Perbaikan Asrama Mahasiswa, Pemkab Akan Kaji Dulu

MEMBANGUN sinergitas dengan semua elemen terus dilakukan Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ-Syah).

Kali ini, Bupati AKJ didampingi Ketua DPRD Andi Bachtiar, A.Md.Par dan Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Ardiansyah, SE, melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Dompu (HPMD) Mataram.

Pertemuan yang berlangsung di Mataram pada Selasa (2/11) pagi itu terlaksana atas undangan dari para mahasiswa yang tergabung dalam HPMD Mataram.

Menurut Kabag Prokopim Setda Dompu Ardiansyah, pertemuan dilakukan Bupati AKJ untuk membangun sinergisitas, kerja sama dan kebersamaan dengan semua komponen. Termasuk dengan mahasiswa untuk membangun Dompu yang lebih baik.

“Mahasiswa adalah bagian dari elemen masyarakat Dompu yang juga harus didengar masukan, usul dan sarannya untuk kebaikan pembangunan daerah,” jelas pria energik yang akrab disapa Simpe Dian itu.

Pertemuan silaturahmi tersebut berjalan khidmat dan penuh kekeluargaan. Diselingi tawa dan canda antara Bupati, ketua DPRD dan mahasiswa yang hadir.

Juru bicara Pemkab Dompu ini mengungkapkan, pertemuan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah dan mahasiswa untuk saling bertukar informasi dan pikiran. Dengan demikian, tidak terjadi miskomunikasi dalam membangun daerah. “Ini semata-mata untuk mewujudkan Dompu yang jauh lebih baik,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Simpe Dian, sejumlah mahasiswa menyampaikan beberapa masukan dan usulan kepada Pemkab Dompu. Antara lain, agar Pemkab memperhatikan infrastruktur jalan, air bersih dan illegal logging.

Masyarakat intelektual asal Dompu di Mataram tersebut, ingin ada perubahan terkait dengan tiga persoalan yang disampaikan di atas.

Mahasiswa, kata Simpe Dian, ingin sarana jalan diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Kualitas air bersih bagi masyarakat dapat diperbaiki. “Adik-adik mahasiswa juga menginginkan harus ada upaya pencegahan dalam mengatasi kerusakan hutan dari illegal logging,” paparnya.

Bupati Dompu Kader Jaelani didampingi Ketua DPRD Andi Bachtiar dan Kabag Kabag Prokopim Setda Ardiansyah, pose bersama HPMD Mataram usai pertemuan. (ist/lakeynews.com)

Bukan itu saja. Mahasiswa juga menyampaikan agar Pemda bisa membantu para petani terkait dengan ketersediaan pupuk, obat-obatan pertanian dan lainnya yang dibutuhkan para petani.

“Para mahasiswa menginginkan bahwa yang berkaitan dengan kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik oleh pemerintah,” urainya.

Hal yang tidak kalah pentingnya, lanjut Simpe Dian, mahasiswa menginginkan agar Pemda dapat merehabilitasi atau memperbaiki asrama mahasiswa Dompu di Mataram. Asrama sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran studi mereka.

Bagaimana tanggapan Bupati AKJ?

Menurut Simpe Dian, Bupati AKJ sangat mengapresiasi usul, saran dan masukan dari para mahasiswa. Bupati akan berupaya keras mewujudkan saran dan keinginan generasi penerus tersebut.

Terkait berbagai persoalan dan masukan mahasiswa, Bupati AKJ ingin agar setiap persoalan daerah dapat diselesaikan dengan baik dan tuntas. Bupati mengajak mahasiswa agar bersama-sama membangun daerah.

“Kami akan selalu berusaha yang terbaik untuk masyarakat dan daerah Kabupaten Dompu,” tegas AKJ sebagaimana dikutip Simpe Dian.

Melihat kemampuan fiskal dan kewenangan daerah, sambung Simpe Dian, Bupati akan menginventarisir masukan, usul dan saran mahasiswa untuk diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah.

Bagaimana dengan usulan perbaikan asrama mahasiswa Dompu di Mataram?

Terkait hal ini, Pemkab Dompu akan melakukan pengkajian terlebih dulu untuk memastikan asrama mahasiswa itu aset Pemkab Dompu atau bukan. Sehingga, dalam perbaikannya nanti dapat dipastikan apakah menggunakan APBD Dompu atau tidak.

Pemda Dompu akan melakukan pertemuan dengan beberapa pihak terkait. Kemudian mempelajarinya untuk memutuskan yang terbaik, sesuai ketentuan yang berlaku. “Harapan kami para mahasiswa dapat bersabar,” ujar Simpe Dian. (tim/adv)