
“Kalau Saling Sikut, Saling Lempar, Golkar tidak Mungkin Menang”
–
DOMPU, Lakeynews.com – Musda X Partai Golkar Kabupaten Dompu di Hotel Tursina, Senin (30/8/2021) berhasil memilih dan menetapkan Ir. Muhammad Ruslan sebagai ketua DPD.
Peserta Musda memilih pria yang akrab disapa Dae Olan itu secara aklamasi.
Mendapat kepercayaan itu, Dae Olan menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua DPD Golkar Dompu yang lama Drs. H. Syafrin AM, M.Ap.
Ketika memberikan sambutan, ucapan yang sama disampaikan Dae Olan kepada jajaran Partai Golkar NTB yang telah menetapkannya sebagai ketua DPD Golkar Dompu.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah memercayai saya sebagai ketua DPD Dompu. Karena Golkar merupakan partai besar, insya Allah saya akan majukan Golkar di Dompu,” janjinya.
Musda sempat diwarnai unjuk rasa kelompok yang menilai Musda Golkar tidak sah. Namun, berkat kesigapan ratusan personel kepolisian yang di-back up TNI AD, aksi demo berhasil diredam dan tidak sampai menghambat pelaksanaan Musda.
“Kami hanya diberikan waktu seminggu untuk menyiapkan acara ini. Tapi kami jamin kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan,” kata Ketua Panitia Musda Abdullah, SH, dalam laporan saat acara pembukaan.
Ketua DPD Golkar Provinsi NTB H. Mohan Roliskana diwakili Sekretaris Golkar NTB Lalu Sariawadi, meminta kepada ketua terpilih, jajaran pengurus dan kader Golkar di Kabupaten Dompu agar memperkuat barisan.
Tahun 2024 mendatang akan berlangsung Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Pilkada serentak. “Menyambut tiga event besar yang dilaksanakan serentak itu, kami meminta semua pengurus dan kader untuk memperkuat barisan,” imbuhnya saat memberikan sambutan.
Ditegaskan, kader Golkar Dompu harus tetap bersatu, jangan saling sikut, atau saling lempar. “Kalau itu yang terjadi, tidak mungkin Golkar menang di Dompu,” tandasnya.
Dia juga mengingatkan, bahwa kader Golkar tidak boleh abu-abu. Apalagi berada di tempat gelap.
“Jangankan orang lain, bayangan sendiri saja kita tidak lihat kalau di tempat yang gelap. Kader Golkar harus terang benderang,” tegasnya lagi.
Sebelumnya, saat pembukaan Musda, Ketua DPD Golkar Dompu H. Syafrin AM, mengungkapkan, dua dari tiga anggota DPRD Dompu hadir dalam Musda.
“Satu orang tidak hadir tanpa alasan. Kami menilai, dia membangkang dari diskresi. Saya minta agar yang bersangkutan harus diproses,” tegas Syafrin. (tim)
