Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha, didampingi Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho, bersama rombongan, diterima Bupati Dompu Kader Jaelani dan unsur Forkompinda di Ruang Rapat Bupati, Jumat (23/7). (ist/lakeynews.com)

Brigjen Gagas: Harapan Bupati Dompu Kami Sampaikan ke Pusat

DOMPU, Lakeynews.com – Kepala “baru” Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol Gagas Nugraha, SH, S.IK, M., MH, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Dompu, Jumat (23/7).

Kedatangan Gagas Nugraha didampingi Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho, SH, MH dan rombongan dijamu Bupati Dompu Kader Jaelani bersama Forkompinda dan pejabat terkait di Ruang Rapat Bupati, siang hingga sore hari.

Tampak dalam ruangan itu, Pj. Sekda Dompu H. Moh. Syai’un, SH, M.Si, Kajari Dompu A. Beto, Waka Polres Kompol Abdi Mauluddin, S.Sos, Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, Ketua PN Suba’i, SH, MH, Asisten I Setda H. Burhan, SH, Sekretaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Dompu H. Julkifli Lubis, para Kabag Lingkup Setda dan undangan lainnya.

Sebagai pimpinan baru di BNNP NTB, Kunker Gagas Nugraha dan rombongan, selain silaturahmi juga untuk perkenalan dengan Bupati/jajaran dan Forkopimda. Serta, terkait pemberantasan peredaran Narkoba di Kabupaten Dompu.

Dalam sambutannya, Bupati Kader Jaelani menyampaikan rasa prihatin atas maraknya peredaran Narkoba di Dompu akhir-akhir ini.

Sehingga kepada pimpinan baru BNNP NTB, Bupati yang akrab dengan panggilan AKJ (“Aby” Kader Jaelani) berharap agar di daerahnya segera terbentuk BNNK tersendiri. Yakni BNNK Dompu.

“Di Kabupaten Dompu saat ini baru ada BNK yang berada di bawah Pemkab Dompu. Kami berharap, kedepan supaya ditingkatkan statusnya menjadi lembaga vertikal berupa BNNK, seperti di wilayah Bima (BNNK Bima),” pinta AKJ.

Diketahui, sejauh ini BNNK Bima membawahi tiga kabupaten/kota di ujung timur NTB. Yakni Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Menanggapi harapan Bupati AKJ, Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mengatensi khusus.

“Apa yang menjadi harapan Bupati Dompu untuk meningkatkan status BNK Dompu menjadi BNNK (vertikal), akan menjadi atensi kami untuk disampaikan ke pusat,” janji Gagas.

Suasana pertemuan Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha dan rombongan, dengan Bupati Dompu Kader Jaelani dan unsur Forkompinda di Ruang Rapat Bupati. (ist/lakeynews.com)

Gagas menjelaskan, NTB masuk ranking tiga nasional terkait peran pemerintah daerah dalam rangka pemberantasan Narkoba di daerah.

Saat ini, lanjutnya, di NTB ada sekitar 3.000 tahanan Narkoba. 1.500 orang diantaranya berprofesi sebagai petani. “Narkoba yang beredar di NTB kebanyakan jenis Sabu-sabu dan Ganja,” papar Gagas.

Kasus Narkoba di Dompu Kebanyakan Pemakai

Pada sesi diskusi mengemuka sejumlah pendapat dan pandangan. Salah satunya, datang dari Ketua PN Dompu Suba’i, SH, MH.

“Dapat kami sampaikan, bahwa kasus Narkoba di Dompu kebanyakan pemakai atau korban,” kata Suba’i pada kesempatan itu.

Terhadap hal itu, Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha mengatakan, selain melakukan tindakan hukum, tugas BNN melakukan rehabilitasi terhadap korban atau pengguna Narkoba. Tujuannya, agar para korban menjadi lebih baik lagi.

“Komitmen dan peran serta masyarakat dalam pencegahan peredaran Narkoba sangat diharapkan,” imbuh Brigjen Gagas.

Sedangkan Bupati Kader Jaelani, mengungkapkan, bahwa di wilayah Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, dulu merupakan salah satu wilayah atau pusat peredaran Narkoba.

Namun, berkat kerja sama semua pihak, kini sudah sangat jauh berkurang. Aparat keamanan sudah melakukan tindakan tegas terhadap para pelakunya.

Kedepan, menurut AKJ, Pemkab Dompu akan membentuk Satgas Pemberantasan Narkoba di tingkat desa/kelurahan. “Pemerintah daerah sedang memikirkan dan merencanakan mengenai anggarannya,” urainya. (tim)