
DOMPU – PT Sumbawa Timur Mining dipastikan akan segera membangun Dermaga Nelayan di Kecamatan Hu’u. Rencana pembangunan dermaga pendukung aktivitas nelayan itu, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dompu.
Dukungan dan kesepakatan untuk sama-sama mewujudkan rencana besar terhadap ditemukan dalam Focus Group Discussion (FGD) Tahap I Program Pembangunan Dermaga Nelayan (PPDN). FGD Pemkab Dompu bersama PT STM berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Hu’u, Senin (4/5/2026).
Pembangunan dermaga ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat STM. Tujuannya, mendukung akses aktivitas nelayan di Kecamatan Hu’u.
Hadir dalam pertemuan itu, Bupati Dompu Bambang Firdaus, Penjabat Sekretaris Daerah H. Khairul Insyan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Ardiansyah, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Nukman, serta pejabat terkait lain.
Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Hu’u, tokoh masyarakat setempat, dan tim Community Relations STM yang mewakili manajemen perusahaan.

FGD tahap awal yang melibatkan lintas sektor ini untuk menyelaraskan pemahaman dan memperkuat sinergi satu sama lain. Dengan pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing, pembangunan dermaga nelayan diharapkan dapat berlangsung dengan segera, terarah, dan efisien.
Dermaga baru ini rencananya dibuat untuk menggantikan dermaga lama yang kurang representatif, sehingga produktivitas nelayan dapat lebih optimal.
Bupati Dompu Bambang Firdaus mengatakan, dermaga nelayan ini ada kaitannya dengan kebutuhan masyarakat, sehingga Pemda Dompu harus ikut andil untuk mempercepat prosesnya.
Dalam FGD itu, dibuat kesepakatan. Pemerintah hadir untuk ikut membantu, men-support, mempermudah segala urusan sampai sukses jalannya dermaga itu. “Prinsipnya, kita sepakat membangun dermaga di Hu’u untuk para nelayan kita. Pendanaan ada pada mereka (STM),” ujar Bupati.
Bupati berharap kolaborasi positif yang dijalin untuk kesejahteraan masyarakat Dompu ini dapat berjalan sesuai rencana. Juga mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar program ini berjalan sukses.
“Dengan demikian, investasi STM dapat berjalan lancar, sehingga lebih banyak lagi kemanfaatan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Dompu,” ucapnya.

Sementara itu, Community Relations Manager STM Ulya Defretes, mengatakan, komunikasi dengan para pemangku kepentingan akan terus dijalin dalam rencana pembangunan dermaga nelayan ini.
“Setelah FGD ini, kami akan terus menjalin komunikasi dan melaporkan progres. Kami ingin agar program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di sekitar area kerja Proyek Hu’u, khususnya bagi kelompok nelayan dan pengusaha bahari terkait,” ungkapnya.
Ulya juga mengatakan, STM terus berupaya terlibat dalam pembangunan dan pengembangan Kabupaten Dompu melalui berbagai program lainnya. Diantaranya, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Partisipasi Desa (PPD).
“Tahun lalu, program yang fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi ini berhasil menjangkau 4.593 penerima manfaat. Mereka tersebar pada delapan desa di Kecamatan Hu’u dan empat desa di Kecamatan Pajo, dengan nilai program sekitar Rp. 1,5 miliar,” ungkapnya.
Tentang PT Sumbawa Timur Mining
PT Sumbawa Timur Mining (STM) merupakan perusahaan joint venture antara PT Aneka Tambang Tbk (20%) dan Eastern Star Resources Pty Ltd (80%). STM mengelola Proyek Hu’u, sebuah proyek eksplorasi tembaga yang beroperasi di bawah Kontrak Karya (KK) Generasi ke-7 di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Wilayah KK ini juga menyimpan sumber daya panas bumi. Untuk mengeksplorasi potensi ini, STM mendirikan perusahaan afiliasi PT Sumbawa Timur Geothermal (STG), yang telah menerima Izin Panas Bumi (IPB) dari pemerintah. STM kini terus melanjutkan perjalanan untuk mencapai visinya menjadi operasi pertambangan tembaga kelas dunia yang didukung oleh energi terbarukan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Tim Komunikasi STM. (A2)
