Ir. Muhammad Ruslan alias Dae Olan memiliki kans kuat untuk menakhodai DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Presiden RAN Foundation Ir. Muhammad Ruslan, berpeluang menjadi nakhoda DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu.

Hal ini setelah melihat hasil verifikasi panitia Musda terhadap syarat dukungan minimal 30 persen yang diserahkan bakal calon ketua DPD Golkar Dompu.

Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon, Selasa (13/7) pukul 12.00 Wita, Muhammad Ruslan adalah satu-satunya bakal calon yang mampu menyerahkan minimal 30 persen dukungan pemegang hak suara.

Pria yang akrab disapa Dae Olan itu, mampu menunjukkan surat dukungan dari delapan pemegang hak suara.

Diketahui, pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai 13 Juli 2021.

Menurut Ketua Panitia (OC) Musda Golkar Dompu Zaidun, SH, sesuai batas waktu yang ditentukan, hanya dua bakal calon yang mendaftarkan diri yaitu Ir. Muhammad Ruslan dan H. Syahrul Parsan, ST, MT (Wakil Bupati Dompu).

“Sesuai Juklak-2/DPP/GOLKAR/II/2020 tentang Musyawarah dan Rapat-rapat Partai Golkar, bakal calon harus menyerahkan surat dukungan dari minimal 30 persen pemegang hak suara,” jelas Zaidun dalam keterangan persnya pada Lakeynews.com, Rabu (14/7) pagi ini.

ist/lakeynews.com

Dijelaskan, dalam Musda Partai Golkar Kabupaten Dompu, terdapat 13 pemegang hak suara. Itu terdiri dari; DPD Golkar Provinsi NTB (1 suara), DPD Golkar Kabupaten Dompu (1 suara), Pimpinan Kecamatan (PK/1 Suara) dengan total delapan PK (8 Pemegang Suara).

Kemudian Organisasi Sayap; AMPG dan KPPG (1 suara). Jika satu Organisasi Sayap tidak sepakat, maka dianggap tidak bulat jadi satu suara.

Berikut, Ormas Pendiri; MKGR, KOSGORO 1957 dan SOKSI (1 suara). Jika satu Ormas pendiri tidak sepakat, maka dianggap tidak bulat jadi satu suara.

Terakhir, organisasi yang didirikan; AMPI, HWK, MDI Satkar Ulama dan Al Hidayah, (1 suara). Ini juga, jika satu Ormas yang didirikan tidak sepakat, maka dianggap tidak bulat jadi satu suara.

Menurut Zaidun, setelah berakhirnya waktu pendaftaran, panitia langsung melakukan verifikasi berkas bakal calon dan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Verifikasi.

Dari hasil verifikasi tersebut, hanya satu bakal calon yang mampu menyerahkan minimal 30 persen dukungan pemegang hak suara. Yakni Ir. Muhammad Ruslan dan mampu menunjukkan surat dukungan dari delapan pemegang suara.

Delapan pemegang hak suara yang memberikan dukungan pada Dae Olan, sambung pria yang juga advokat di Dompu itu, adalah DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu (1 suara).

Muhammad Ruslan juga mendapat dukungan dari enam PK. Yakni PK Dompu, PK Woja, PK Pekat, PK Kempo, PK Hu’u dan PK Kilo. “Jumlah dukungan dari PK-PK ini enam suara,” jelas Zaidun.

Satu dukungan lagi, lanjut Zaidun datang dari Organisasi Sayap; AMPG dan KPPG, dengan satu suara.

“Dengan demikian, berdasarkan hasil verifikasi yabg dilakukan panitia, total dukungan yang diperoleh Muhammad Ruslan sebanyak delapan pemegang hak suara,” paparnya.

Selain itu, Ir. Muhammad Ruslan juga mengantongi dukungan dari sebagian Ormas pendiri dan Ormas yang didirikan. Yakni dua Ormas pendiri, MKGR dan KOSGORO. Serta, satu Ormas yang didirikan, Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).

Bagaimana dengan syarat dukungan untuk bakal calon lain, H. Syahrul Parsan?

“Pada saat pendaftaran, H. Syahrul Parsan tidak mampu menunjukkan dukungan minimal 30 persen pemegang suara,” jawab Zaidun.

Lalu kapan dan di mana Musda Golkar Dompu akan dilaksanakan?

Zaidun belum menyebut secara eksplisit waktu dan tempat pelaksanaan Musda dimaksud. Dia hanya mengatakan, rencana digelar dalam pekan ini di Pulau Lombok.

“Berdasarkan tahapan-tahapan yang telah dilewati dan mengacu pada hasil verifikasi, maka direncanakan Musda Partai Golkar Kabupaten Dompu akan dilaksanakan dalam minggu ini di Lombok,” jelas Zaidun. (ovi)