Almarhum Dr. Muhammad Arif atau akrab disapa Dae Arif. (ist/lakeynews.com)

Dimakamkan Hari Ini

SALAH seorang putra terbaik Dompu, NTB, Dr. Muhammad Arif Tasrif (Dae Arif), meninggal dunia, Senin (28/6) pagi ini. Almarhum merupakan Ketua Unit Advokasi Daerah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNPPK) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI.

Putra bungsu mantan Bupati Dompu Drs. H. Moh. Yakub MT itu menghembuskan napas terakhirnya di RS Abdi Waluyo Menteng, Jakarta, sekitar pukul 06.55 Wita (05.55 WIB).

Salah seorang abang almarhum, Muhammad Ruslan (Dae Olan) mengabarkan, adiknya terkonfirmasi positif Covid-19. “Positif Covid,” kata Presiden RAN (Rai Aina Ngantu) Foundation ini singkat.

Momen almarhum Dr. Muhammad Arif Tasrif pada zaman Wapres dijabat Budiono dan H.M. Jusuf Kalla. (ist/lakeynews.com)

Informasi dihimpun Lakeynews.com pagi ini, almarhum terkonfirmasi positif Covid pada 21 Juni lalu. “Diperparah lagi karena ada flek pada paru,” kata Muhammad Syahroni (Dae Roni), anggota keluarga dan teman kecil almarhum.

“Sebelum meninggal dunia, almarhum sempat kritis selama dua hari,” kata Dae Roni yang sehari-hari menjabat Plt. Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu ini.

Hingga tulisan ini diunggah, belum diperoleh informasi yang pasti tempat almarhum akan dimakamkan. Namun, menurut Dae Olan, jenazah almarhum dimakamkan di Jakarta, hari ini juga.

Kenang-kenangan almarhum Dr. Muhammad Arif Tasrif sesemasa hidupnya bersama istri dan dua anaknya. (ist/lakeynews.com)

Almarhum Arif meninggalkan seorang istri dan dua orang anak, putra dan putri.

Istrinya, dr. Indah Aprilianti. Perempuan yang dinikahi Dae Arif ini merupakan Dokter Spesialis Otak. Dia baru saja merampungkan pendidikan spesialisnya di Inggris.

Dimata Keluarga dan Teman

Almarhum Dae Arif dikenal sangat baik, rendah hati dan tidak sombong. Disenangi teman-temannya.

“Saya secara pribadi dan sejak kecil sering bersama beliau. Almarhum adalah salah satu generasi cerdas yang dimiliki oleh Dompu,” kata Dae Roni.

Almarhum Dr. Muhammad Arif Tasrif bersama teman kecilnya, Muhammad Syahroni (atas) dan bersama abangnya, Muhammad Ruslan. (ist/lakeynews.com)

“Beliau cerdas serta sangat rendah hati,” sambung pria yang definitif menjabat Sekretaris Bappeda dan Litbang Dompu ini.

Selaku dan atas nama keluarga, Dae Roni menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, jika ada salah dan khilaf almarhum.

“Mohon maafkan sekiranya almarhum dalam beraktivitas melakukan kesalahan dan kekhilafan,” ujar Dae Roni.

Dia mengajak untuk bersama-sama mendoakan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisiNya. Aamiin YRA.

Selamat jalan Dae Arif. Engkau inspirasi bagi generasi di daerah dan negerimu. Semoga kedepan muncul lagi Arif-Arif lainnya. (sarwon al khan)