Salah satu bentuk kegiatan penyaluran CSR PT. SMS dan peduli korban banjir. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) menggelontorkan bantuan Gula sebagai bentuk tanggung jawab sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Distribusi Gula yang merupakan produk utama pabrik terletak di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu ini diberikan kepada instansi mitra, kelompok tani mitra dan masyarakat umumnya.

CSR Gula tersebut disalurkan mulai 1 Mei 2021 kepada sejumlah instansi mitra dan 12 desa di Kecamatan Pekat untuk diteruskan ke masyarakat.

Lebih khusus lagi, bantuan Gula melalui program CSR juga didistribusikan ke petani-petani mitra melalui Divisi Plantation. Sebab, selama ini para petani mitra berkontribusi besar dalam peningkatan produksi Tebu PT. SMS.

Selain kepada masyarakat umum, bantuan Gula melalui instansi mitra disalurkan ke korban bencana alam. Sebagaimana dilakukan Pos Polairud Calabai. Bantuan gula sebanyak 1 ton disalurkan ke korban bencana banjir di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima dan bahkan gula sampai kepada para korban banjir bandang sejumlah desa di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain dalam bentuk Gula, CSR diberikan kepada Kodim 1614/Dompu, berupa satu ton beras. Kemudian diteruskan pihak Kodim ke masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Bima dengan disalurkan melalui dapur umum Koramil Monta. Dari dapur umum itu kemudian beras dikemas dan dibagi merata kepada para korban banjir.

Tidak hanya melalui instansi mitra, manajemen PT. SMS melalui Media & External Relations (MER) Department menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Kabupaten Bima.

Ada lima desa di Kecamatan Bolo yang menjadi sasaran bantuan Sembako dan tikar. Diantaranya, Desa Leu, Kananga, Rato, Rasabou dan Desa Darussalam.

Jauh sebelumnya, manajemen PT. SMS membantu warga terdampak banjir di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat. Desa yang masuk dalam area pengembangan lahan Tebu ini terdapat dusun yang terendam banjir, sehingga merusak perabot dan barang elektronik lainnya.

MER Department menyalurkan bantuan dana untuk perbaikan barang elektronik, sepeda motor dan material bangunan yang rusak akibat terendam banjir lumpur.

MER Department Head Muhammad Haryanto berharap, dengan penyaluran bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lingkar perusahaan, petani mitra, instansi mitra dan stakeholders lainnya. (tim)