Anggota DPRD NTB Akhdiansyah, S.Hi meninjau kondisi lahan-lahan sawah di Dompu selatan yang terancam gagal ditanami padi pada musim tanam ini karena tidak ada air. (ist/lakeynews.com)

Salurah Irigasi Bermasalah, Akhdiansyah: Pak Gub, Semoga segera Diatasi

DOMPU, Lakeynews.com – Ribuan hektare (Ha) lahan sawah di Kabupaten Dompu bagian selatan terancam gagal ditanami padi pada musim tanam kali ini.

Hal tersebut akibat saluran irigasi sepanjang sembilan kilometer untuk mengaliri lahan pertanian wilayah Kelurahan Kandai Satu, Desa Dorebara dan Mbawi, Kecamatan Dompu itu mengalami masalah yang sangat serius. Saluran irigasi mengalami pendangkalan hingga setinggi sekitar dua meter.

“Otomatis itu menutup saluran dan tak bisa dialiri air. Sehingga, ada sekitar 1000-an hektare lahan sawah di sana yang terancam tidak bisa ditanami padi pada musim tanam ini,” kata anggota DPRD NTB utusan Dapil VI (Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima) Akhdiansyah, SHi.

“Padahal, saat ini (April-Mei) seharusnya para petani sudah memasuki musim tanam padi,” sambung pria yang akrab disapa Guru Toi itu, setelah beberapa hari lalu melakukan observasi saluran irigasi yang mengalami sedimentasi (pendangkalan akibat tertimbun pasir).

Akhdiansyah, S.Hi saat mengobservasi saluran irigasi sepanjang sembilan kilometer di Dompu bagian selatan yang mengalami sedimentasi. (ist/lakeynews.com)

Observasi itu dilanjutkan pertemuan dengan beberapa pemangku saluran sekunder irigasi Dompu selatan. “Keadaan saluran irigasi tersebut sangat memprihatinkan. Tidak bisa dialiri air yang notabenenya kebutuhan utama pertanian di Dompu selatan,” ungkap Guru Toi.

Politisi PKB ini kemudian mengatakan, masalah saluran irigasi Dompu selatan itu sebagian besar tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi dan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah.

“Pak Gub, semoga bisa segera diatasi. Karena, lahan-lahan sawah di sana tidak teraliri air dan ratusan petani terancam tak bisa menanam padinya pada musim ini,” harap Guru Toi.

Hingga berita ini diunggah, pihak Pemprov NTB masih diupayakan konfirmasi. (tim)