
DOMPU, Lakeynews.com – Hingga Sabtu (15/5) sore tadi, Jm (35) terduga pembacok istrinya, Farida (33), usai Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah di Dusun Sorilandi, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, masih diburu polisi.
Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK didampingi Kapolsek Manggelewa IPTU Rodolfo De Aroujo melalui Kasi Humas Polres Dompu IPDA Handik Wijaksono, mengatakan, belum ada perkembangan.
“Belum ada,” kata Handik pada Lakeynews.com melalui pesan singkatnya ketika ditanya perkembangan proses kasus tersebut.
Demikian pula terduga pelaku pembacokan, sebagaimana dirilis Kasi Humas Polres sebelumnya, Jm belum tertangkap.
Sementara Kasat Reskrim IPTU Ivan Ronald Christofel, ketika dihubungi belum mengangkat telepon genggamnya. Demikian halnya pesan singkat, baik SMS maupun WhatsApp masih ditunggu jawabannya.
Sebagaimana dijelaskan IPDA Handik sebelumnya, peristiwa yang sempat menghebohkan Dompu itu terjadi pada Kamis (13/5) pagi menjelang siang.
Korban Farida diduga dibacok dengan parang. Akibatnya, korban mengalami luka sobek pada kaki kirinya dengan kedalaman empat centimeter (Cm) dan lebar 13 Cm.
Menurut Handik, awalnya korban diajak terduga pelaku berziarah kubur orang tuanya (mertua korban, red) di Dusun Madalandi dan Dusun Samada, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa. Namun ajakan itu tidak digubris oleh korban.
Hal itu membuat suaminya naik pitam. Tanpa berkata, Jm mendatangi Farida yang sedang berbaring di kamarnya dan langsung membacok kaki kiri korban. “Setelah itu terduga pelaku keluar rumah dan melarikan diri,” jelas Handik.
Sedangkan korban, karena tidak tahan dengan luka yang dialaminya, meminta bantuan tetangga untuk dibawa ke Rumah Sakit Pratama (RSP) Manggelewa untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut korban, lanjut Handik, sehari sebelumnya, pada Rabu (12/5) malam sekitar pukul 22.00 Wita, keduanya terlibat cekcok.
Untuk menghindari reaksi pihak keluarga, Banit Intelkam Briptu Hamdin meminta pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Alhamdulilah, keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk menangani masalah ini. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran polisi,” terangnya. (ady)
